Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapan Hari Tasyrik Idul Adha 2026? Ini Amalan Sunnah yang Dapat Dilakukan

Hari Tasyrik 1447 Hijriah berlangsung pada 28–30 Mei 2026 atau 11–13 Dzulhijjah, yakni tiga hari setelah Idul Adha 2026.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kapan Hari Tasyrik Idul Adha 2026? Ini Amalan Sunnah yang Dapat Dilakukan
Tribunnews/Jeprima
HEWAN KURBAN - Melihat lapak penjualan hewan kurban di Jakarta, Kamis (14/5/2026). Hari Tasyrik 1447 Hijriah berlangsung pada 28–30 Mei 2026 atau 11–13 Dzulhijjah, yakni tiga hari setelah Idul Adha 2026. Pada Hari Tasyrik, umat Islam dianjurkan memperbanyak takbir, dzikir, ibadah, serta masih diperbolehkan menyembelih hewan kurban. 

Sementara pada hari Tasyrik ini, para jemaah yang menunaikan haji sedang berada di Mina untuk melempar jumrah.

Kemudian untuk yang tidak sedang berhaji, hari Tasyrik menjadi waktu untuk larangan berpuasa.

Adapun larangan berpuasa di hari Tasyrik dijelaskan dalam Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah, Ust. M. Syukron Maksum sebagai berikut:

Berdasarkan sebuah hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah r.a. : "Bahwasanya Rasulullah saw. mengutus Abdullah Bin Hudzafah berkeliling Mina untuk menyampaikan: Janganlah kamu berpuasa pada hari ini, karena ia merupakan hari makan minum dan mengingat Allah Azza wa Jalla." (HR. Ahmad)

Dengan demikian, seseorang yang biasa melakukan Puasa Sunnah Senin Kamis atau Puasa Daud, dilarang berpuasa ketika bertepatan pada Hari Tasyrik.

Setelah tanggal 13 Dzulhijjah, umat Islam baru dapat melanjutkan berpuasa sunnah.

Selain itu, Imam Muslim juga meriwayatkan hadis yang menerangkan hari Tasyrik sebagai hari istimewa untuk makan, minum, dan untuk zikir. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Dari Nubaisyah Al-Hudzali, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, 'Hari Tasyrik adalah hari makan, minum (pada riwayat lain), dan hari zikir'," (HR Muslim). 

Baca juga: Hukum Tidak Membaca Basmalah saat Menyembelih Hewan Kurban, Apakah Kurban Tetap Sah?

Hari Tasyrik juga merupakan waktu istimewa untuk melakukan ibadah lainnya, karena pada hari-hari ini merupakan waktu di mana kebanyakan orang lalai.

Keutamaan hari Tasyrik dijelaskan dalam kitab Fathul Bari bi Syarhi Shahihil Bukhari. 

Imam Bukhari mengutip hadis keutamaan Hari Tasyrik sebagai waktu istimewa untuk ibadah yang diriwayatkan dari sahabat Ibnu Abbas ra. yang Artinya:

"Dari sahabat Ibnu Abbas ra., dari Nabi Muhammad saw, ia bersabda, 'Tidak ada amal pada hari-hari ini yang lebih utama daripadanya di hari-hari ini'," (HR Bukhari).

Berikut amalan-amalan sunnah lainnya di Hari Tasyrik :

  • Mengumandangkan takbir;
  • Memperbanyak dzikir (Tahmid, Tahlil );
  • Beragam jenis amalan ibadah (lantaran Hari Tasyrik adalah waktu yang istimewa untuk ibadah. Oleh karena itu, beragam amal ibadah yang dilakukan pada waktu-waktu istimewa, ganjarannya juga istimewa).

(Tribunnews.com/Latifah)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas