Noel Ebenezer Sarankan Presiden Prabowo Berkawan dengan PDIP
Noel mengingatkan Presiden Prabowo Subianto untuk dikelilingi oleh orang-orang yang loyal guna mengantisipasi potensi gejolak politik dan sosial.
Penulis:
Rahmat Fajar Nugraha
Editor:
Malvyandie Haryadi
Ringkasan Berita:
- Noel Ebenezer, terdakwa kasus dugaan korupsi sertifikasi K3 di Kemenaker, mengingatkan Presiden Prabowo agar dikelilingi orang-orang loyal untuk mengantisipasi gejolak politik dan sosial.
- Ia menyarankan Prabowo berkawan dengan PDIP dan barisan Habib Riziq yang dinilai memiliki loyalitas tinggi, serta menghindari pihak yang hanya mengejar jabatan atau uang.
- Noel juga menyinggung potensi gejolak besar seperti “98 jilid dua” jika tidak diantisipasi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa kasus dugaan korupsi pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel Ebenezer, mengingatkan Presiden Prabowo Subianto untuk dikelilingi oleh orang-orang yang loyal guna mengantisipasi potensi gejolak politik dan sosial.
Atas hal itu, Noel menyarankan Presiden Prabowo berkawan dengan PDIP.
"Pak Prabowo harus mampu mencari kawan yang strategis dan kawan loyal. Pertama, kawan loyal dan partai loyal adalah partai PDIP. Kedua, barisan Habib Riziq yang hari ini luar biasa punya loyalitas kepimpinannya dan PDIP juga punya loyalitas ideologis. Jangan cari partai yang kesana-kesini," kata Noel kepada awak media di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Noel juga mengingatkan Presiden Prabowo jangan mencari kawan yang orientasinya jabatan.
"Dan jangan cari kawan yang hanya orientasi mencari jabatan dan uang. Kasian Pak Prabowo, beliau orientasi kerakyatan luar biasa," jelasnya.
Noel juga menyinggung bakal adanya gejolak yang berupaya untuk menggulingkan pemerintahan serta kemungkinan terjadinya 98 jilid dua jika tidak diantisipasi.
Mulanya ia menyoroti mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana jadi tersangka perkara dugaan korupsi.
"Ini juga memprihatinkan Pak Prabowo luar biasa bekerja untuk bangsa ini dan rakyat ini. Tercederai dengan mungkin saya tidak mau memberi sebuah kesimpulan. Karena ini kan masih dalam proses hukum. Saya tidak berani terlalu masuk kesana," kata Noel.
Kemudian ia menyebutkan telah jauh-jauh hari akan ada pejabat yang sepertinya.
"Dulu yang saya ingatkan Pak Purbaya. Tapi ternyata yang kena ada dua hari ini. Selain Pak Dadan ada Pak Silmy," ucapnya.
Noel menyatakan dalam bulan Juni-Juli ini banyak juga pejabat yang akan ditangkap oleh KPK.
"Dan satu lagi saya coba ingatkan Pak Prabowo. Dalam bulan Juni-Juli ini akan ada peristiwa besar. Ada eskalasi politik yang ujungnya adalah menggulingkan pemerintahan Prabowo," jelas Noel.
Dia mengatakan konsolidasi tersebut sudah selesai dan sudah matang.
"Konsolidasi sipil, mahasiswa, buruh dan semuanya. Tinggal satu, butuh satu pemicu. Dan 98 jilid dua akan terjadi tidak lama lagi," kata Noel.
"Jika Pak Prabowo tidak peka terhadap kejadian ini, kita sudah lihat dolar semakin tinggi, indeks harga saham gabungan kita juga sudah babak belur. Itu adalah salah satu indikator bahwa ke depan nanti ada gejolak sosial. Yang indikatornya adalah gejolak ekonomi," tandasnya.