Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Materi Sekolah

Apa Itu Globalisasi? Ini Pengertian, Dampak, dan Manfaatnya

Saat ini dunia sudah masuk di era globalisasi. Simak penjelasan mengenai globalisasi, mulai dari pengertian, dampak hingga manfaatnya.

Apa Itu Globalisasi? Ini Pengertian, Dampak, dan Manfaatnya
freepik.com/pch.vector
Ilustrasi upaya menghadapai modernisasi dan globalisasi. Simak pengertian globalisasi, dampak dan manfaatnya. 

TRIBUNNEWS.COM - Simak penjelasan mengenai globalisasi dalam artikel ini.

Dunia sudah masuk di era globalisasi.

Adanya globalisasi mendorong interaksi berbagai wilayah di seluruh dunia.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), globalisasi adalah proses masuknya ke ruang lingkup dunia.

Sementara dikutip dari wikipedia.org, globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya.

Selo Soemardjan berpendapat, “globalisasi adalah terbentuknya sebuah komunikasi dan organisasi di antara masyarakat satu dengan yang lainnya yang berbeda di seluruh dunia yang memiliki tujuan untuk mengikuti kaidah-kaidah baru yang sama."

Baca juga: Pengertian Gotong Royong Beserta Manfaat dalam Kehidupan Sehari-hari

Baca juga: Suprastruktur dan Infrastruktur Politik di Indonesia, Berikut Pengertiannya

Banyak pihak berpendapat globalisasi berawal di era modern, beberapa pakar lainnya berhasil melacak sejarah globalisasi sampai sebelum zaman penemuan Eropa dan pelayaran ke Dunia Baru.

Ada pula pakar yang mencatat globalisasi bisa jadi mulai muncul di milenium ketiga sebelum Masehi.

Dikutip dari Petersin Institute for International Economics, globalisasi adalah kata yang digunakan untuk menggambarkan saling ketergantungan yang berkembang antara ekonomi, budaya, dan populasi dunia, yang disebabkan oleh perdagangan lintas batas barang dan jasa, teknologi, dan arus investasi, manusia, dan informasi.

Istilah tersebut menjadi populer setelah Perang Dingin pada awal 1990-an.

Halaman
1234
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas