Mengenal Batik dan Jenis-jenis Motifnya sebagai Seni Tradisional Indonesia yang Mendunia
Batik merupakan seni tradisional Indonesia yang sudah mendunia. Btaik memiki berbagai jenis motif dan filosofinya
Penulis: Devi Rahma Syafira
Editor: Wahyu Gilang Putranto
![Mengenal Batik dan Jenis-jenis Motifnya sebagai Seni Tradisional Indonesia yang Mendunia](https://asset-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/pembuatan-sarung-batik-di-la-gurda-serengan-solo_20210421_010225.jpg)
TRIBUNNEWS.COM - Seni batik berawal dari seni tradisional yang dibuat khusus untuk para petinggi keraton pada zaman kerajaan di Nusantara.
Seiring perkembangan zaman, kain batik telah dipakai oleh berbagai kalangan dan mendunia.
Pada 2 Oktober 2009, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan (UNESCO), memberikan pengakuan dan mengesahkan secara resmi batik Indonesia sebagai warisan budaya Indonesia.
Dalam sejarahnya, Pulau Jawa merupakan titik awal perkembangan seni batik di Indonesia.
Ragam motif batik dibedakan berdasarkan area pembuatannya.
Baca juga: Materi Sekolah: Pengertian, Bentuk, hingga Faktor Pendorong Terjadinya Mobilitas Sosial
Baca juga: Materi Sekolah: Pengertian, Asal Mula Penemuan, Ciri-Ciri, hingga Cara Berkembang Biak Virus
Dikutip dari Buku Siswa Buku Siswa SD/MI Kelas VI Tema 4 Globalisasi (2018) oleh Angi St. Anggari, dkk berbagai ragam motif dan simbol yang digambarkan di atas sehelai kain memiliki makna filosofis yang menjadi pedoman kehidupan.
Kerumitan dalam proses pembuatan, kekayaan ragam, dan makna yang terkandung dalam batik Indonesia menjadi daya tarik warga dunia.
Melalui berbagai pameran seni tradisional yang diadakan di dalam negeri dan luar negeri batik Indonesia semakin dikenal dan diminati.
Beberapa tokoh dunia gemar memakai pakaian dengan motif batik Indonesia.
Misalnya mendiang Nelson Mandela, ia sering menggunakan batik Indonesia dalam kesehariannya.
Saat ini batik karya pengrajin tradisional mengalamu lonjakan pemesanan dari mancanegara untuk pasar dunia.
![Pekerja menyelesaikan pembuatan sarung dengan motif batik di La Gurda, Jayengan, Serengan, Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (20/4/2021).](https://cdn-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/pembuatan-sarung-batik-di-la-gurda-serengan-solo_20210421_005704.jpg)
Salah satu strategi yang dilakukan oleh pengrajin natik untuk menembus pasar dunia adalah membuat kreasi motif dan warna yang disesuaikan dengan selera calon pembeli di negara tujuan.
Kelestarian batik sebagai seni tradisional harus terus dikembangkan dan dipelihara untuk meningkatkan daya jual dan kesejahteraan pengrajinnya.
Baca juga: Materi Sekolah: Pencegahan Bahaya Penggunaan Listrik
Baca juga: Mengenal Pencak Silat, Seni Bela Diri Warisan Budaya asal Indonesia yang Diakui UNESCO
Sebagai warga negara Indonesia tentunya kita sangat bangga dengan pengakuan dunia terhadap batik.