Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 12 Kurikulum Merdeka Halaman 137-138: Uji Kompetensi
Kunci jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 12 halaman 137-138 berisi soal bentuk negara kesatuan. Siswa diminta membaca teks sebelum mengisi jawaban
Penulis:
Faisal Mohay
Editor:
Endra Kurniawan
TRIBUNNEWS.COM - Kunci jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 12 Kurikulum Merdeka halaman 137-138 disediakan sebagai bahan referensi sekaligus panduan belajar bagi siswa.
Tujuannya untuk membantu siswa memahami materi yang sedang dipelajari.
Dengan adanya kunci jawaban ini, siswa dapat membandingkan hasil pekerjaan mereka dengan jawaban yang benar, sehingga lebih mudah menemukan kesalahan dan memperbaikinya.
Sebelum melihat kunci jawaban, sangat dianjurkan agar siswa terlebih dahulu berusaha mengerjakan soal secara mandiri.
Pada buku Pendidikan Pancasila Kelas 12 halaman 137-138 Kurikulum Merdeka yang ditulis oleh Dwi Astuti Setiawan, Hatim Gazali dan diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2021, terdapat latihan yang berkaitan dengan materi Bab 4, yaitu Generasi Solutif Mengatasi Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban.
Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 12 Kurikulum Merdeka Halaman 133-137: Uji Kompetensi
Pendidikan Pancasila Kelas 12 Halaman 137-138
1. Setelah pembelajaran tentang bagaimana membuat gagasan dalam mencegah pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban, jelaskan hal yang akan dilakukan untuk menciptakan masyarakat yang beradab!
Jawaban:
Sebagai siswa, saya akan:
Menghargai hak orang lain, misalnya tidak membully teman.
Menjalankan kewajiban, seperti belajar dengan sungguh-sungguh dan ikut menjaga kebersihan sekolah.
Aktif dalam kegiatan sosial, misalnya gotong royong atau bakti lingkungan.
Menyebarkan sikap toleransi dan menghormati perbedaan.
2. Jelaskan pasal-pasal dalam UUD NRI Tahun 1945 yang harus ditegakkan dan paling sesuai dengan kondisi masyarakat sekitarmu. Jelaskan peristiwanya, pasal apa yang dilanggar, dan bagaimana solusinya!
Jawaban:
Peristiwa: Masih ada anak-anak yang tidak bisa sekolah karena keterbatasan ekonomi.
Baca tanpa iklan