Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diduga Gunakan Teknik Propaganda Ala Rusia, Ini Jawaban Timses Prabowo-Sandi

"Bagaimana ceritanya kami yang jadi korban hoax justru kami yang gunakan itu," ujar Andre saat dihubungi, Jumat, (5/10/2018).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Diduga Gunakan Teknik Propaganda Ala Rusia, Ini Jawaban Timses Prabowo-Sandi
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Andre Rosiade dalam acara Polmark Indonesia di Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (18/12/2017). 

"Tujuannya mendapatkan keuntungan posisi politik sekaligus menjatuhkan posisi politik lawannya yang dilakukan lebih dari satu kali atau secara terus menerus (repetitive action)," katanya.

Adanya dugaan penerapan teknik propaganda tersebut menurut Arsul bukan tanpa alasan. Beredarnya kabar palsu tersebut pernah terjadi pada kasus Neno Warisman.

"Sebelumnya dikembangkan pemberitaan tentang pembakaran mobil Neno Warisman yg setelah diselidiki ternyata bukan dibakar oleh orang lain tapi terjadi korsletting pada mobilnya," katanya.

Teknik propaganda tersebut menurut Arsul biasanya juga disertai "playing victim" dengan menimbulkan kesan pada publik bahwa pelaku pembuat kabar palsu adalah korban yang teraniaya oleh kelompok penguasa. teknik tersebut merupakan pengembangan dari hoaks dan ujaran kebencian.

"Jika kita ingin memerangi hoax dan ujaran kebencian maka penyelidikan untuk membongkar teknik propaganda diatas perlu dilakukan," pungkasnya.

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas