Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Ringan dan Hangatkan Perut Setelah Berpuasa, Bubur Samin Khas Banjar Ini Selalu Dinanti Warga Solo

Sejak tahun 1980-an di Masjid Darussalam memang memasak dan membagikan bubur samin khas Banjar setiap harinya selama bulan Ramadan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Ringan dan Hangatkan Perut Setelah Berpuasa, Bubur Samin Khas Banjar Ini Selalu Dinanti Warga Solo
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Panitia Masjid Darussalam saat memasukkan bubur samin ke wadah yang dibawa oleh warga, Senin (6/5/2019) 

Pada awalnya tradisi bubur samin dicetuskan para tetua Masjid Darussalam yang merupakan perantauan warga asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan untuk menu buka puasa bagi jamaah di masjid.

Saat itu beragam menu telah dicoba.

Pembagian bubur Samin untuk berbuka puasa bersama di Masjid Darussalam Jayengan, Solo.
Pembagian bubur Samin untuk berbuka puasa bersama di Masjid Darussalam Jayengan, Solo. (TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO)

Mulai dari lontong, nasi kuning dan masakan khas Banjar lainnya tapi tidak ada yang cocok.

Hingga akhirnya dicoba bubur samin dan ternyata cocok karena ringan dan menghangatkan perut.

Bubur ini dimasak dengan menggunakan beragam rempah-rempah.

Seperti kapulaga arab, adas, kayu manis, pala, ketumbar, jahe, kunyit, lengkuas dan kemiri, selain minyak samin. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Hari Pertama Puasa, Warga Berebut Bubur Samin Khas Banjarmasin di Masjid Darussalam Jayengan Solo,

Rekomendasi Untuk Anda
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas