Merawat Kemabruran Puasa, dari Khauf ke Khasyyah
Jika ingin selamat dari siksa neraka maka seharusnya kita menjauhi hal-hal yang dilarang oleh agama, seperti perzinahan, pembunuhan, korupsi.
Editor:
Dewi Agustina
Instagram @nasaruddin_umar
NASARUDDIN UMAR - Menteri Agama Nasaruddin Umar saat memberikan khutbah Jumat sekaligus memberikan arahan di sela menghadiri prosesi pemancangan perdana Masjid Al-Ikhlas PIK, Riverwalk Island PIK, Tangerang, Banten, Jumat (7/3/2025).
Jika ingin selamat dari siksa neraka maka seharusnya kita menjauhi hal-hal yang dilarang oleh agama, seperti perzinahan, pembunuhan, korupsi, dan pendaliman.
Dengan demikian kita akan selamat dari siksa neraka.
Sebaliknya jika kita mendambakan surga maka kita harus mendekati sedekat-dekatnya Allah SWT sebagai obyek yang ditakuti.
Idealnya, kita di dalam mengabdikan diri kepada Allah SWT betul-betul tanpa pamrih.
Tidak berharap surga atau berlindung kepada-Nya agar tidak masuk neraka, tetapi semata-mata kita lakukan pengabdian karena Allah SWT, sebagaimana di dalam ikrar kita: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya karena Allah SWT”.
Baca tanpa iklan