Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Awal Ramadan Berpotensi Beda, Menteri Agama Harap Masyarakat Tak Berdebat

Awal Ramadan 1447 Hijriah berpotensi kembali berbeda di kalangan umat Islam Indonesia. 

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Awal Ramadan Berpotensi Beda, Menteri Agama Harap Masyarakat Tak Berdebat
HO/IST
AWAL PUASA - Awal Ramadan 1447 Hijriah berpotensi kembali berbeda di kalangan umat Islam Indonesia.  Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam menyikapi kemungkinan tersebut dengan dewasa dan tetap menjaga persatuan. 

Batas ini dinilai lebih empiris karena berbasis data astronomis yang lebih akurat. 

Sebelumnya digunakan kriteria 2 derajat, namun hasil riset menunjukkan hilal pada ketinggian tersebut hampir mustahil terlihat.

"Kalau kita lihat perhitungan teknologi saat ini, wujud hilal saat terbenam matahari di Indonesia masih dalam posisi minus 2 derajat 24 menit 42 detik hingga 0 derajat 58 menit 47 detik. Jadi hampir mustahil bisa dirukyat," jelasnya. 

Selain faktor ketinggian dan elongasi, kondisi cuaca seperti mendung juga menjadi tantangan. 

Keputusan akhir akan diambil melalui sidang isbat dengan mempertimbangkan aspek ilmiah dan laporan rukyat di lapangan.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas