Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bolehkah Puasa Tanpa Sahur? Ini Hukumnya dan Pendapat Para Ulama

Puasa tetap sah meskipun tidak sahur, karena sahur bukan syarat wajib, melainkan sunnah yang sangat dianjurkan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Bolehkah Puasa Tanpa Sahur? Ini Hukumnya dan Pendapat Para Ulama
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
PUASA RAMADAN - Petugas membagikan takjil kepada warga yang mengikuti buka puasa bersama yang disediakan Masjid Istiqlal di Jakarta, Jumat (20/2/2026). Puasa tetap sah meskipun tidak sahur, karena sahur bukan syarat wajib, melainkan sunnah yang sangat dianjurkan. 

1. Mazhab Syafi'i dan Hambali

Dalam pandangan Mazhab Syafi'i dan Hambali, sahur adalah sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan). Jika seseorang melewatkan sahur, puasanya tetap sah, tetapi ia kehilangan keberkahan yang dijanjikan oleh Rasulullah SAW.

2. Mazhab Hanafi

Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa apakah boleh puasa tanpa sahur, jawabannya tetap boleh. Namun, beliau menekankan bahwa sahur memiliki dampak besar dalam membantu seseorang menjalankan puasa dengan lebih baik.

3. Mazhab Maliki

Dalam Mazhab Maliki, sahur juga bukan merupakan syarat sah puasa, melainkan sunnah yang dianjurkan. Para ulama Maliki menjelaskan bahwa sahur memiliki hikmah besar, terutama dalam menjaga ketahanan fisik selama berpuasa.

4. Pendapat Ulama Kontemporer

Rekomendasi Untuk Anda

Ulama kontemporer seperti Muhammad ibn Salih al-Utsaimin juga menegaskan puasa tanpa sahur tetap sah. Namun, beliau sangat menganjurkan umat Islam untuk tetap melaksanakan sahur karena di dalamnya terdapat keberkahan dan pahala.

(Tribunnews.com/Latifah)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas