Amalan Sunyi, Menahan Lisan di Bulan Ramadhan Agar Puasa Tak Sia-sia
Muslim yang sejati tidak hanya berpuasa dari menahan lapar dan haus di bulan Ramadan, namun juga menahan lisan dari perkataan dosa dan sia-sia.
Penulis:
Yunita Rahmayanti
Editor:
Sri Juliati
Puasa bicara, menurut KH Miftah, adalah amalan sunyi yang berdampak besar.
Ia membantu mendekatkan doa pada ijabah, sebagaimana Nabi Zakaria akhirnya dianugerahi seorang putra.
Ia juga menenangkan hati dalam menghadapi cobaan, seperti yang dialami Siti Maryam.
Ramadan mengajarkan bahwa pengendalian diri bukan hanya tentang menahan lapar, tetapi juga menahan kata-kata yang tidak perlu.
"Dengan menahan lisan, kita belajar berserah. Dengan menahan lisan, kita belajar menjaga hati. Dan dengan menahan lisan, semoga doa-doa kita semakin dekat dengan pengabulan-Nya," jelasnya.
Beliau berharap semoga Ramadan kali ini menjadi momentum untuk tidak hanya berpuasa dari makan dan minum, tetapi juga berpuasa dari kata-kata yang sia-sia.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan