Syarat Wajib Puasa Ramadan, Lengkap dengan Rukun dan Hal yang Membatalkan
Simak syarat wajib puasa Ramadan, lengkap dengan rukun dan hal-hal yang membatalkannya.
Penulis:
Nurkhasanah
Editor:
Suci BangunDS
Berpuasa harus diawali dengan niat.
Niat puasa Ramadan wajib dibaca pada malam hari sebelum fajar.
Niat itu dinyatakan dalam hati, namun sunnah-nya dilafazkan.
Berikut ini lafaz niat puasa:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.
Artinya: Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.
2. Menahan Diri
Wajib bagi setiap muslim yang berpuasa untuk menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan ibadah tersebut.
Menahan diri dilakukan mulai terbit fajar sampai terbenam matahari.
Hal ini seperti menahan diri untuk makan, minum, sengaja muntah, berhubungan suami istri, serta menahan diri dari perbuatan dosa.
Hal-hal yang Membatalkan Puasa
Hal-hal yang dapat membatalkan puasa, di antaranya:
- Makan dan minum dengan sengaja
- Muntah dengan sengaja
- Haid dan nifas bagi perempuan
- Gila atau hilang akal
- Murtad
(Tribunnews.com/Nurkhasanah)