Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Jadwal Imsakiyah Kota Samarinda Jumat, 6 Maret 2026

Berikut jadwal imsakiyah untuk wilayah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Jumat, 6 Maret 2026.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Memuat video…

Saat seseorang terbiasa mendapatkan kesenangan secara instan, sensitivitas dopamine bisa terganggu. 

Otak menjadi kurang terlatih untuk menunda kepuasan.

Puasa justru menghadirkan proses kebalikan: kepuasan ditunda. Rasa lapar tidak langsung dipenuhi. Keinginan tidak segera dituruti.

“Jadi ketika berpuasa, ini akan terkait sekali dengan kita melatih yang namanya self-control dan juga mindfulness yang itu akan bermanfaat sekali bagi kita,"lanjutnya. 

Dengan menunda reward, sistem dopamine menjadi lebih sensitif dan seimbang kembali. 

Hal ini membantu seseorang menjauh dari perilaku berulang yang kompulsif serta membuat kontrol diri lebih kuat.

Dampaknya untuk Emosi dan Relasi Sosial

Rekomendasi Untuk Anda

Latihan menunda reaksi saat puasa memberi waktu bagi emosi untuk tidak meledak. 

Respons yang biasanya impulsif menjadi lebih terkontrol karena sudah diproses secara sadar.

Manfaatnya bukan hanya pada diri sendiri, tetapi juga dalam relasi sosial. 

Seseorang dengan kontrol diri yang baik cenderung lebih adaptif, lebih mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan, dan lebih bijak dalam mengambil keputusan.

Di tengah dunia yang bergerak cepat, puasa menjadi ruang latihan alami untuk memperlambat respons, menyadari sensasi, serta memperkuat fungsi berpikir.

Bukan sekadar menahan lapar, puasa ternyata menjadi momen untuk membangun mindfulness, memperkuat self-control, dan mereset sistem reward di otak, sesuatu yang justru sangat dibutuhkan di era serba instan seperti sekarang.

(Tribunnews.com/Deni/Aisyah)

Sesuai Minatmu
Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Terkini
Atas