Syahrul: Jangan Coba-coba Lawan Golkar
Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengingatkan untuk tidak coba-cob
Editor: Hendra Gunawan
Laporan Wartawan Tribun Timur, Adin Syekhuddin
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengingatkan untuk tidak coba-coba berlawanan dengan Partai Golkar. Menurut Syahrul, Golkar punya cukup kekuatan untuk "melibas" lawan-lawannya di setiap event pilkada di Sulsel, termasul Pilgub Sulsel 2013 nanti.
Ultimatum Syahrul ditujukan sebagai psywar kepada partai-partai politik yang terbersit dalam benaknya untuk berlawanan dan menjadi kompetitornya. Menurut Syahrul, daripada berlawanan dengan Golkar lebih baik partai-partai politik tersebut berkawan dengan Golkar.
Pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Pemenangan Pemilu Partai Golkar se-Sulawesi di Hotel Grand Clarion, Makassar pada 24-26 Januari 2012, menurut Syahrul penuh simbol-simbol yang menggambarkan kekuatan Partai Golkar bagi mereka yang hendak berlawanan dengan Golkar.
"Rakornis ini memiliki simbol-simbol bagi mereka yang hendak berlawanan dengan Golkar. Golkar partai besar, Golkar punya cukup kekuatan. Makanya lebih baik berkawan dengan Golkar daripada melawan Golkar," kata Syahrul dalam sambutannya, Rabu (25/1/2012).
Dihadapan sekitar 1.200 peserta Rakornis dari seluruh wilayah Sulawesi, Syahrul pun mengungkapkan rasa percaya dirinya dapat kembali menjabat sebagai Gubernur Sulsel untuk periode kedua. Prestasi 105 penghargaan menjadi modalnya bahwa ia telah bekerja untuk kepentingan daerah dan rakyat Sulawesi Selatan.
Ia membandingkan dirinya dengan Gubernur Banten Ratu Atut Chonsinah yang berhasil memenangi pilgub di daerahnya untuk periode keduanya, padahal Atut hanya meraih 23 penghargaan saja.
"Kalau yang dapat 23 penghargaan saja bisa masuk dua periode, saya kira yang dapat 105 penghargaan masa tidak bisa (dua periode), apalagi dengan perencanaan strategi pemenangan yang akan dirumuskan di rakornis ini," kata Syahrul disambut teriakan "Oppoki" oleh kader Golkar Sulsel.