Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Paket Politisi - Birokrat Menguat di Pilwali

Hingga saat ini pasangan paket yang mencuat jelang pemilukada Makassar adalah paket politisi-birokrat,

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

Laporan Wartawan Tribun Timur/ Rudhy

TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR, -- Pemilihan Calon Walikota Makassar yang dihelat 18 September 2013 mendatang memunculkan sejumlah spekulasi pasangan calon untuk menduduki kursi panas. Baik 01 maupun 02.

Hingga saat ini pasangan paket yang mencuat jelang pemilukada Makassar adalah paket politisi-birokrat, kemudian disusul pengusaha-birokrat hingga paket politisi-politisi.

Namun hingga sekarang dari paket tersebut pasangan Politisi - birokrat paling mengemuka.

Bahkan berdasarkan dari survei yang dilakukan Indeks Political Indonesia (IPI), masyarakat Makassar masih menginginkan politisi sebagai walikota dan perwakilan birokrat sebagai wakil.

Hal ini diungkapkan Direktur Eksekutif IPI, Suwadi Idris Amir, saat dikonfirmasi, Jumat (15/2).

Menurutnya, pasangan politisi dan birokrat dinilainya merupakan paket yang paling ideal serta saling mengisi.

Rekomendasi Untuk Anda

Dimana politisi memiliki jaringan politik disemua lini, termasuk investor dan partai politik lainnya.

Sementara figur birokrasi memiliki kemampuan dan pengalaman dalam sistem pemerintahan. Apalagi kalangan birokrat ditunjang dengan jaringan pemerintahan hingga ditingkat RT-RW.

"Jika calon walikota dari kalangan politisi dan pengusaha sebagainya mencari wakil dari Birokrasi, begitupun sebaliknya Birokrasi sebaiknya mencari wakil Politisi dan Pengusaha," jelasnya.

Menurutnya, dari survei yang dilakukan selama tiga bulan, yakni Mei, Agustus, dan November 2012 lalu menggambarkan, bahwa masyarakat Makassar masih cenderung menginginkan calon walikota dari politisi dan birokrasi.

Namun pasangan birokrat dan pengusaha juga memiliki kekuatan relatif seimbang.

Dia menjelaskan balon walikota Makassar yang di sepuluh besar dari survei IPI saat ini masih di tempati oleh wakil dari Politisi Seperti Adil Patu, Supomo Guntur, Busrah Abdullah dan Farouk Mappaseling Betta.

Sementara dari kalangan pengusaha yakni Rusdin Abdullah, Dani Pomanto, Zulkarnaeng Arief, sedangkan, birokrasi seperti Andi Idris Manggabarani, Apiyati Amin Syam, Syaeful Saleh, dan Anis Kama. (Rud)

Baca   Juga  :

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas