Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kebutuhan Kedelai di Cirebon 465 Ton per Bulan

Kebutuhan kedelai untuk tempe dan tahu di Kota dan Kabupaten Cirebon mencapai 465 ton per bula

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM CIREBON,  - Kebutuhan kedelai untuk tempe dan tahu di Kota dan Kabupaten Cirebon mencapai 465 ton per bulan. Data tersebut diperoleh dari Primer Koperasi Perajin Tahu dan Tempe Indonesia (Primkopti) Jabar, sebagaimana laporannya ke Bulog.

Kepala Bulog Sub Divre Cirebon, Basirun mengatakan, pihaknya belum berkoordinasi dengan Primkopti Cirebon. Namun dari data Primkopti Jabar diketahui berapa kebutuhan kedelai para perajin tahu dan tempe di Cirebon.

Data tersebut, kata Basirun akan dijadikan pegangan Bulog dalam mendistribusikan kedelai ke perajin tahu dan tempe. Sebab, Bulog telah mengantongi izin impor kedelai, dan kedelai akan dijual ke perajin tahu tempe dengan harga khusus sesuai ketentuan pemerintah.

"Pemerintah mematok harga jual kedelai ke perajin tahu tempe Rp 8.490 per kilogram," kata Basirun.

Bulog Sub Divre Cirebon tidak hanya mendistribusikan kedelai ke perajin tahu dan tempe di Kota dan Kabupaten Cirebon. Lembaga ketahanan pangan ini juga mendistribusikan kedelai ke Majalengka dan Kuningan. Sementara kebutuhan kedelai di Majalengka 210 ton per bulan, dan Kuningan 450 ton per bulan. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas