Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pemegang KMS Kota Yogya Bertambah 1468 KK

Setelah kita rekap dari hasil uji publik pertama, usulan baru berjumlah 4962 KK.

Pemegang KMS Kota Yogya Bertambah 1468 KK
Sriwijaya Post/Syahrul Hidayat
Puluhan warga lanjut usia sambil memegang Kartu Menuju Sehat Lansia serbu meja pemeriksaan kesehatan di Posyandu 3-4 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I Palembang, Kamis (26/4). Selain cek tensi darah, para lansia yang antre sejak lama ini juga mengecek kondisi tulang keropos oleh petugas Dinas Kesehatan Kota Palembang. (Sriwijaya Post/Syahrul Hidayat) 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA -  Usulan baru pemegang kartu menuju sejahtera (KMS) 2015 setelah uji publik tahap pertama berjumlah 4962 KK.

Jumlah tersebut bertambah 1468 KK dari masukan penerima baru sebelum uji publik yang berjumlah 3494 KK.

“Setelah kita rekap dari hasil uji publik pertama, usulan baru berjumlah 4962 KK. Jumlah tersebut bertambah dari masukan sebelum uji publik,” kata Esti Setiarsih, Kepala Seksi Strategi Penanganan Masalah Sosial, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Yogyakarta, Jumat (27/6/2014).

Menurut Esti, penambahan yang mencapai lebih dari seribu KK tersebut diakibatkan beberapa hal di wilayah.

Seperti terkadang di wilayah, penindaklanjutan yang dilakukan berbeda-beda, sehingga ada yang terlewat dan baru masuk di uji publik tahap pertama.

Usulan baru pemegang KMS hasil uji publik pertama tersebut bersama dengan data pemegang KMS 2014 akan diverifikasi kembali di wilayah. Verifikasi di wilayah tersebut dilakukan mulai 24 Juni 2014 hingga 24 Agustus 2014, dengan mengerahkan 135 petugas verifikasi di wilayah, dimana setiap kecamatan akan ada satu koordinator.

Dari catatan Tribun Jogja, untuk tahun 2014 pemegang KMS di Kota Yogyakarta berjumlah 20.481 KK.

Untuk kategori rentan miskin berjumlah  10.907 KK, kategori miskin berjumlah 9.365 KK dan kategori fakir miskin berjumlah 209 KK

“Petugas paling lambat harus mengumpulkan form hasil verifikasi pada akhir Agustus 2014,” kata Esti.

Setelah verifikasi dilapangan selesai, maka data hasil verifikasi akan kembali dilakukan pengecekan. Apabila ada yang masih dirasa belum lengkap, maka harus dikembalikan ke wilayah dan dilengkapi.

“Kemudian data akan di entry dan diolah kembali dan pada November akan kita lakukan uji publik tahap kedua,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bantuan dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Dinsosnakertrans Kota Yogyakarta, Tri Maryatun menyebutkan bahwa petugas verifikasi dilapangan berasal dari pekerja sosial masyarakat atau PSM.

Petugas tersebut telah diberi pelatihan secara khusus agar dalam proses verifikasi dilapangan bisa berlangsung dengan baik dan teliti.

"Agar tidak menyita waktu maka proses verifikasi harus dilakukan secara detil, karena ditargetkan Desember 2014 sudah bisa ditetapkan penerima KMS 2015," kata Tri Maryatun.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas