Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Dosen Teknik UNM Lindungi Pangdam dari Lemparan Batu

Faried mengungkapkan memang sengaja untuk menenangkan mahasiswa karena baru terus menghunjam di samping Pangdam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Kisah Dosen Teknik UNM Lindungi Pangdam dari Lemparan Batu
Tribun Timur/Muh Hasim Arfah
Dosen Teknik UNM, Muh Faried yang terkena batu di jidatnya untuk melindungi Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI Bachtiar di depan Menara Phinisi UNM, Jl AP Pettarani, Makassar, Kamis (20/11/2014). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muh Hasim Arfah

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Demi melindungi Pangdam VII Wirabuana, Mayjen Bachtiar, dosen Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM), Muh Faried harus rela kepalanya kesakitan akibat terkena lemparan batu. Faried mengungkapkan memang sengaja untuk menenangkan mahasiswa karena baru terus menghunjam di samping Pangdam.

"Saya berpikir kalau saya tak tenangkan mahasiswa, maka Pangdam bakal kena batu," ujarnya melalui telepon kepada Tribun Timur (Tribunnews.com Network), Kamis (20/11/2014).

Faried mengakui tak mau Pangdam terkena batu di depannya sebagai dosen UNM.

"Bayangkan kalau pejabat tinggi seperti Pangdam yang terkena batu maka kita bisa malu karena terjadi di kampus UNM, begitu pun dengan warga lain," katanya.

Ia juga mengungkapkan mahasiswa yang melempar itu karena terus diprovokasi oleh polisi.

"Sebenarnya anak-anak sudah berhenti tapi mereka ini (polisi) terus provokasi. Mereka masuk ke Jl Raya Pendidikan kemudian meraung-raungkan mobilnya," kata mantan loper Tribun Timur ini.

Rekomendasi Untuk Anda

Faried pun masih merasakan sakit di kepalanya, namun harus tetap beraktivitas mengajar dan mengurusi kepentingan fakultas.

"Ini kepala masih sakit tapi harus terus beraktivitas. Jadi mesti ada untuk mahasiswa," katanya.

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas