Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wagub Kepri Sebut Tidak Ada Korban dari Pihak Brimob

"Tidak ada (korban) dari Mako Brimob," ujar Soerya ketika diwawancara tvOne, Kamis (20/11/2014).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Wagub Kepri Sebut Tidak Ada Korban dari Pihak Brimob
RIBUNNEWS BATAM/YUSUF RIADI
Wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo mengatakan, tak ada korban dari pihak Mako Brimobda, Batam, Kepulauan Riau akibat berondongan peluru yang diarahkan ke Mako Brimobda dari luar sepanjang Rabu (19/11/2014).

"Tidak ada (korban) dari Mako Brimob," ujar Soerya ketika diwawancara tvOne, Kamis (20/11/2014).

Soerya, yang terjebak di Mako Brimob sejak Rabu sore, juga meluruskan pemberitaan bahwa anggota Brimob dan TNI saling berbalasan tembakan. Menurutnya, tidak ada seorang pun di Mako Brimob yang mengeluarkan tembakan.

"Markas ini diberondong dari berbagai arah, dari luar. Saya juga tidak tahu siapa yang menembak," katanya.

Sebelumnya, Antara melaporkan, insiden tersebut menimbulkan korban. Satu unit ambulans diketahui mengantar korban tembakan akibat baku tembak yang terjadi pada Rabu malam (19/11/2014).

Pantauan wartawan Antara di bagian UGD RSUD Embung Fatimah, korban penembakan yang diperkirakan berjumlah satu orang itu dijaga ketat. Terlihat ada empat aparat berpakaian preman dan dua orang berpakaian loreng.

"Wartawan jangan coba-coba masuk," bentak seorang petugas berpakaian loreng yang membawa senapan laras panjang di depan UGD.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, ambulans yang membawa korban tembakan masih berada di depan UGD. Ambulans tersebut berasal dari Yonif 134 Tuah Sakti TNI AD. Hingga saat ini, belum dapat dipastikan apakah korban yang diantarkan ambulans itu dalam keadaan luka atau tewas.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas