Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Ribuan Warga Saksikan Labuhan Gunung Kombang Pantai Ngliyep

"Saya mengapresiasi kegiatan labuhan ini. Ini bentuk nguri-nguri budaya sebagai wujud menghargai leluhur," kata Rendra.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ribuan Warga Saksikan Labuhan Gunung Kombang Pantai Ngliyep
surya/Sylvianita Widyawati
Bupati Malang Rendra Krisna dan rombongan membuang kepala kambing jantan di acara labuhan Gunung Kombang Pantai Ngliyep, Kabupaten Malang, Senin (5/1/2015). 

TRIBUNNEWS.COM,MALANG - Ribuan warga memadati Pantai Ngliyep, Malang, Jawa Timur guna mengikuti acara labuhan Gunung Kombang, Senin (5/1/2015).

Mereka berdatangan sejak pagi hari dan makin padat pengunjung pada siang hari, terutama yang menuju Gunung Kombang.

Jolen-jolen yang dibawa kerabat labuh adalah 16 kepala kambing jantan dan 99 kepala ayam.

Turut membuang kepala kambing jantan warna hitam adalah Bupati Malang, Rendra Kresna ke laut lepas yang berombak besar itu.

"Saya mengapresiasi kegiatan labuhan ini. Ini bentuk nguri-nguri budaya sebagai wujud menghargai leluhur," kata Rendra.

Menurutnya, kegiatan Labuhan bukan kegiatan hura-hura, namun bisa menjadi ajang silahturahmi di masyarakat.

Selain itu, dengan kegiatan seperti ini, Pemkab Malang bisa mengembangkan wisata pantai dan budaya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut Rendra, dinas terkait harus mengkampanyekan/menginformasikan kegiatan itu sehingga menjadi destinasi wisata.

"Pantai Ngliyep itu tempat sangat indah," ungkap Rendra.

Kegiatan Labuhan merupakan acara adat Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Pertama kali diadakan pada Februari 1913 silam hingga kini. Labuhan merupakan wujud syukur warga.

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas