60 Persen Amunisi di Pesawat Hercules Berhasil Ditemukan
Pangdam I/BB Mayjen TNI Edy Rahmayadi mengatakan, ada sebanyak 22 ribu peluru yang dibawa dalam pesawat Hercules C130 yang jatuh.
Editor: Dewi Agustina
Laporan Wartawan Tribun Medan, Abul Muamar
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Pangdam I/BB Mayjen TNI Edy Rahmayadi mengatakan, ada sebanyak 22 ribu peluru yang dibawa dalam pesawat Hercules C130 yang jatuh di Jalan Jamin Ginting.
"Jumlahnya 14 pucuk. Pistol ada 8, 4 sudah ditemukan. Amunisi 22 ribu. 60 persen sudah kita temukan. Logistik senjata jangka panjang sudah ditemukan. Ada yang punya AD, ada yang punya AU. Karena ini pesawat militer. Pesawat pembawa logistik. Perlu diketahui, bawa logistik itu bukan berarti hanya makanan," kata Edy, di lokasi jatuhnya pesawat, Rabu (1/7/2015).
Sementara itu, sejauh ini, dari 141 jenazah yang telah masuk ke RSUP Adam Malik, 48 di antaranya telah diidentifikasi. Edy menyebut, banyaknya korban yang jatuh merupakan warga sekitar lokasi jatuhnya pesawat.
"Dari total manifes yang ada, itu ada 121 orang plus 12 orang kru pesawat Hercules. Dari yang kita lihat jumlah yang kita temukan, berarti sudah kita identifikasi bahwa masyarakat sekitar sini yang membuat jumlah semakin bertambah. 6 orang tentara, 8 orang keluarga (tentara). Korban semua sudah berhasil kita evakuasi," katanya.
Apakah sudah bisa dipastikan tidak ada lagi korban di bawah puing-puing?
"Kan hitungnya kepala. Kan nggak mungkin satu badan kepalanya dua," kata Edy.
Mau ke mana sebenarnya pesawat tersebut?
"Pesawatnya mau keliling mengantar logistik ke antardaerah. Itu biasa digunakan untuk membantu, bukan hanya AU saja, juga TNI AD. Dan juga kalau ada rakyat kalau ada perintah operasi kemanusiaan," ujar Edy. (amr/tribun-medan.com)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.