Penutupan Bandara di Bali Tidak Berpengaruh pada Penerbangan di Yogyakarta
Aktifnya kembali Gunung Raung tidak mengakibatkan berarti di penerbangan pesawat dari Bandara Adisutjipto
Editor: Budi Prasetyo
Laporan Reporter Tribun Jogja, Santo Ari
TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Aktifnya kembali Gunung Raung di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Jember, Jawa Timur tidak mengakibatkan berarti di penerbangan pesawat dari Bandara Adisutjipto ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.
Sebagaimana pada kejadian sebelumnya, abu vulkanik yang dikeluarkan Gunung Raung membahayakan dan mengakibatkan tutupnya penerbangan di Bali.
Kendati demikian, menurut penuturan Operation Director Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Yushan Sayuti, penutupan bandara di Bali hanya berlangsung selama 2,5 jam, yakni pukul 12.00 hingga 14.30 WIB.
"Untuk penerbangan domestik, dampaknya tidak banyak. Karena hanya 2,5 jam ditutup, dan oleh Kementerian Perhubungan sudah dibuka kembali pukul 14.30," terang Yushan.
Kendati demikian, menurut informasi yang diperoleh Yushan, beberapa maskapai Australia membatalkan seluruh penerbangan mereka, baik dari Bali ke Australia maupun sebaliknya.
Akan tetapi itu tidak berlaku ke maskapai lainnya yang tetap melanjutkan aktivitas mereka setelah dibukanya bandara oleh Kementrian Perhubungan.