Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Bustam, Mantan Gelandang Perssin Sinjai yang Kini Jualan Ayam

Mantan Pemain Perssin Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan tersebut kini hanya memilih beternak ayam bangkok pasca PSSI dibekukan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Kisah Bustam, Mantan Gelandang Perssin Sinjai yang Kini Jualan Ayam
TRIBUN TIMUR/Syamsul Bahri
Mantan Gelandang Persim Sinjai, Bustam, bersama ayam Bangkok peliharaannya. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUNNEWS.COM, BULUKUMBA  -  Pembekuan PSSI memberikan dampak langsung bagi para pesepak bola di tanah air, salah satunya Bustam.

Mantan Pemain Perssin Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan tersebut kini hanya memilih beternak ayam bangkok pasca PSSI dibekukan.

Gelandang Perssin Sinjai ini melakoni beternak ayam Bangkok karena dianggapnya lebih menjanjikan ketimbang bermain bola saat ini dikampungnya di Desa Bontominasa, Kabupaten Bulukumba.

" Maumi diapa, terpaksamami beternak ayam Bangkok. Ini lebih menjanjikan," kata Bustam sambil tertawa lebar.

Ayam bangkok Bustam diternakkan dan dijual mulai harga Rp 300 ribu hingga Rp 3 juta lebih. 

Seperti diketahui, akibat kisruh di tubuh PSSI dan Menpora, FIFA resmi membekukan sepak bola Indonesia per tanggal 30 Mei 2015.

Rekomendasi Untuk Anda

Sanksi berupa larangan bertanding bagi klub atau Timnas Indonesia di bawah kalender AFC dan FIFA jelas berimbas langsung pada pemain.

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas