Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Satu Kapal Penyelundup Pakaian Bekas Asal Malaysia Kabur

Satu kapal penyelundup pakaian bekas asal Malaysia berhasil kabur dari pengejaran sekoci TNI AL di Perairan Panton Bagan, Tanjungbalai.

Satu Kapal Penyelundup Pakaian Bekas Asal Malaysia Kabur
Tribun Medan/Jefri Susetio
Beberapa Anak Buah Kapal (AKB) sedang berada di atas kapal sebelum dibawa ke Bea Cukai, Tanjungbalai, Sabtu (23/1/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Jefri Susetio

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Satu kapal penyelundup pakaian bekas asal Malaysia berhasil kabur dari pengejaran sekoci TNI AL di Perairan Panton Bagan, Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Kepala Penerangan Lantamal 1 Belawan Mayor S Sinaga mengatakan, satu kapal yang membawa 250 bal pakaian bekas dari Malaysia berhasil kabur dari kejaran personel TNI AL yang gunakan sekoci.

"Satu kapal yang membawa 250 bal pakaian bekas berhasil kabur, satu kapal yang berisi 300 bal pakaian bekas sudah kami amankan di dermaga Lantamal. Sedangkan dua kapal lainnya tidak berisi pakaian bekas," kata Mayor S Sinaga di Lantamal 1 Belawan, Sumatera Utara, Sabtu (23/1/2016).

Berdasarkan data yang diperoleh, dua kapal motor kayu dari arah Tanjungbalai membawa preman dan puluhan perempuan paruh baya.

"Kapal yang menyerang personel merupakan dua kapal yang membawa preman. Dua kapal itu mengawal sekaligus ingin memindahkan pakaian bekas dari dua kapal Malaysia," ujarnya.

Sebelumnya empat kapal kayu penyelundup pakaian bekas menyerang sekoci Lantamal 1 Belawan gunakan senjata AK 47, akibatnya baku tembak berlangsung di Perairan Panton Bagan, Tanjung Balai, Jumat (22/1/2016) pagi.

Baku tembak antara empat kapal kayu penyelundup pakaian bekas dengan Sekoci berlangsung sekitar 30 menit di tengah laut.

Akibatnya, satu anak buah kapal penyelundup pakaian bekas Aidil Eka Prasetya (39), warga Pantai Burung, Tanjungbalai Selatan meninggal dunia tertembak dibagian wajah.

Sedangkan, dua perempuan yang berada di dalam kapal kayu penyelundup pakaian bekas mengalami luka tembak peluru personel TNI AL adalah Darma (34) dan Patimah (28), masing-masing warga Pantai Olang, Tanjungbalai.

Informasi yang beredar Darma mengalami luka tembak pada jari kiri, antara jari manis dan jari kelingking.

Sementara itu, Patimah (28) mengalami luka tembak pada bagian punggung kiri. Kini keduanya menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Tanjungbalai. (tio/tribun-medan.com)

Penulis: Jefri Susetio
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas