Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anaknya Putus Sekolah, Saroganoita Berharap Bantuan Pemerintah

Ia kerap memberikan semangat kepada putrinya untuk tetap tabah menghadapi kenyataan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Array Anarcho
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Anaknya Putus Sekolah, Saroganoita Berharap Bantuan Pemerintah
TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS
Kairani, siswi kelas 7 SMPN 19 yang putus sekolah lantaran orangtuanya tak memiliki biaya untuk membayar uang sekolah saat berada di kediamannya di Jl Abadi, Sunggal. Foto diabadikan, Rabu (2/3/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN  -  Saroganoita Laia (41) dan Ferimani Nduru (38), orangtua dari Kairani Laia (14) siswa kelas VII SMP Negeri 19 Medan yang putus sekolah lantaran tidak punya biaya berharap adanya bantuan dari pemerintah.

Kata Saroganoita, ia berharap anaknya itu bisa bersekolah lagi.

"Penghasilan sebagai penarik becak motor kadang tidak mencukupi pak. Kalau ada uang saya sedikit, pasti akan saya bayar biaya sekolah anak saya ini. Kami pun sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah," katanya, Rabu (2/3/2016) siang.

Ia mengatakan, sebelumnya pihak kelurahan kerap memberikan bantuan berupa sembako. Dengan adanya bantuan sembako, uang hasil becanya bisa digunakan untuk membayar uang sekolah Kairani.

"Kalau ada bantuan sembako kemarin, uang hasil menarik beca bisa saya sisihkan untuk biaya anak saya ini. Tapi, belakangan ini saya sudah tidak mendapat bantuan lagi," katanya.

Dengan demikian, Saroganoita Laia pun mengaku pasrah. Ia kerap memberikan semangat kepada putrinya untuk tetap tabah menghadapi kenyataan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Inilah kondisi keluarga kami pak. Kami pun mau gimana lagi. Saya juga orang susah," katanya singkat.(*)

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas