Suami Istri Tewas Tertimpa Longsor di Tempat Mengungsi
Sedianya Jajang dan Siti mengungsi ke rumah orangtua mereka karena rumah mereka rawan terkena longsor. Tapi di pengungsian ini keduanya tewas.
Penulis: Teuku Muhammad Guci Syaifudin
Editor: Y Gustaman
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Teuku Muh Guci S
TRIBUNNEWS.COM, CIANJUR - Suami istri asal Kampung Kadu Bandeng RT 5/1 Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tewas karena longsor.
Jajang Mulayana (35) dan Siti Safatihah (31), tewas setelah tertimpa dinding rumah yang jebol akibat terkena longsoran tebing di belakang rumahnya, Selasa (8/3/2016).
Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan longsor terjadi pukul 03.00 WIB. Keduanya sedang terlelap. Akibat hujan deras, tebing yang berdampingan dengan kamar tidur longsor sehingga menimpa dinding rumah.
"Rumah itu berdiri di bawah tebing. Jadi tebing itu tidak menutupi rumah tapi longsor menjebol dinding kamar yang di dalamnya ada Jajang dan Siti," ujar Asep kepada Tribun Jabar melalui sambungan telepon.
Jajang dan Siti itu sebenarnya baru menginap di rumah kediaman orangtuanya. Sebab kediamannya yang tak jauh dari lokasi kejadian lebih berpotensi terkena longsor.
"Mereka ini mengungsi tapi ternyata malah kena juga. Lokasi kejadian itu banyak rumah juga, tapi yang kena cuma rumah orangtua korban," imbuh Asep.
Selain Jajang dan Siti, seorang pria bernama Aep (32) juga korban longsor ketika berada di sebuah gubuk di RT 3/6 Kampung Rawa Sampih, Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Senin (7/3/2016) sekitar pukul 22.00 WIB.
"Aep masih belum bisa ditemukan karena longsoran terjadi di kawasan Gunung Siem yang kemiringannya 80 derajat dan saat ini kondisinay tidak memungkinkan untuk dilakukan pencarian," ujar Asep.
Aep tertimpa ketika sedang menjaga kebun palawija di kawasan Gunun Siem. Kala itu ia ditemani seorang rekannya yang selamat dari bencana longsor. Temannya kini masih syok.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.