Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Empat Terdakwa Penganiayaan di Lapas Kerobokan Dituntut Setahun Penjara

Empat terdakwa kasus penganiayaan saat terjadi bentrok di dalam Lapas Kerobokan dituntut satu tahun penjara oleh jaksa penuntut umum.

Empat Terdakwa Penganiayaan di Lapas Kerobokan Dituntut Setahun Penjara
Tribun Bali/I Made Ardhiangga
Empat terdakwa kasus kerusuhan Lapas Kelas II A Kerobokan, Denpasar, Bali, nampak bersalaman di ruang sidang Cakra saat gelar sidang pemeriksaan saksi, Selasa (31/5/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Empat terdakwa kasus penganiayaan saat terjadi bentrok di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Denpasar, Kerobokan, Badung, Bali, 17 Desember 2015 lalu, dituntut satu tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Dewa Arya Lanang Raharja, Selasa (7/6/2016) di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Dalam surat tuntutan, jaksa menyatakan, terdakwa Kadek Lingga Januarta alias Lingga (21), I Putu Heri Saptrawan (33), I Wayan Sumerta Antara alias Beji (27) dan I Made Atmaja Eka Putra alias Girut (19) secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan.

Jaksa Dewa Arya Lanang Raharja menjelaskan, para terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana "mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan penganiayaan" sebagaimana pasal 351ayat (1) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I Kadek Lingga Yanuarta alias Lingga, I Putu Heri Saptrawan, I Wayan Sumerta Antara alias Beji dan I Made Atmaja Eka Putra alias Girut dengan pidana penjara masing-masing selama satu tahun, dikurangi sepenuhnya lamanya terdakwa ditahan," tegas jaksa di hadapan majelis hakim pimpinan Achmad Peten Sili.

Namun sebelum menjatuhkan tuntutan, jaksa mempertimbangan berbagai hal memberatkan dan meringankan.

Hal yang memberatkan adalah, para terdakwa sudah pernah dihukum.

"Hal yang meringankan, para terdakwa bersikap sopan di persidangan, mengakui dan menyesali perbuatannya. Para terdakwa telah meminta maaf di muka persidangan," ujar Jaksa Dewa Arya Lanang Raharja.

Usai mendengarkan pembacaan tuntutan dari jaksa, Hakim Achmad Peten Sili memberikan kesempatan kepada para terdakwa untuk menanggapi.

Melalui kuasa hukumnya para terdakwa menyatakan mengajukan pembelaan (pledoi) pada sidang Kamis (16/6/2016) mendatang.

Sebelumnya diberitakan, dalam dakwaan jaksa dibeberkan, pada 17 Desember 2015 di Lapas Kelas IIA Kerobokan, Denpasar, Bali, empat terdakwa Kadek Lingga Januarta, I Putu Heri Saptrawan, I Wayan Sumerta Antara, I Made Atmaja Eka Putra penghuni ruang tahanan blok C sedang duduk di balai bengong lapas.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas