Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

TNI AU Dituding Kerap Intimidasi Warga Sari Rejo Polonia

Wakil Ketua Forum Masyarakat Sari Rejo (FORMAS), Moses Sihotang, mengklaim TNI AU kerap mengintimidasi warga.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Array Anarcho
Editor: Y Gustaman
zoom-in TNI AU Dituding Kerap Intimidasi Warga Sari Rejo Polonia
Tribun Medan/Array A Argus
Camat Medan Polonia, Aidal, berdialog dengan warga Kelurahan Sari Rejo, Medan Polonia, Rabu (3/8/2016). Ia meminta warga tidak memblokir dan membakar ban di tengah jalan. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Wakil Ketua Forum Masyarakat Sari Rejo (FORMAS), Moses Sihotang, mengklaim TNI AU kerap mengintimidasi warga.

TNI AU, menurut Moses, berupaya merebut tanah warga Sari Rejo seluas 260 hektare. Padahal tanah tersebut sudah terbukti milik warga dengan surat Badan Pertanahan Negara (BPN).

"Sudah capek kami berhadapan dengan TNI AU ini. Mereka pun kerap mengintimidasi kami dengan berbagai cara," terang Moses di lokasi unjuk rasa warga Sari Rejo di Jalan Polonia, Medan, Rabu (3/8/2016).

Ia mengatakan, salah satu bentuk intimidasi yang dilakukan TNI AU adalah membakar posko milik warga. Posko itu dibangun di dekat akses masuk ke lokasi Center Bisnis Distrik Polonia.

"Sampai kapan pun kami akan tetap melawan. Sudah biasa kami diperlakukan seperti ini," beber Moses.

Saat menggelar aksi, puluhan ibu-ibu berteriak dan menyumpah-serapahi TNI AU sebagai perampok tanah masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak seharusnya TNI AU mengklaim tanah yang sudah diduduki puluhan tahun oleh warga. Masyarakat menyebut penyerobotan tanah ini ada kaitannya dengan bisnis jual beli TNI AU dengan pengembang.

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas