Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Banyak Negara Ingin Belajar dari Indonesia Soal Penanganan Terorisme

Tak sedikit negara ingin belajar dari Indonesia karena sejauh ini Polri cukup berhasil menangani kasus tindak pidana terorisme.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Y Gustaman
zoom-in Banyak Negara Ingin Belajar dari Indonesia Soal Penanganan Terorisme
youtube
Tim Densus 88 Antiteror geledah kediaman terduga teroris Nur Rohman di Kampung Brojodipan RT 001, RW 004 Kelurahan Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, Selasa (19/7/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Made Ardhiangga

TRIBUNNEWS.COM, MANGUPURA - Tak sedikit negara ingin belajar dari Indonesia karena sejauh ini Polri cukup berhasil menangani kasus tindak pidana terorisme.

Hal tersebut terungkap dalam Sidang Umum ke-85 Interpol yang berlangsung di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali. Sebanyak 167 negara hadir dalam sidang umum Interpol kali ini.

"Banyak negara ingin belajar soal kasus terorisme," kata Ketua Panitia Sidang Umum ke-85 Interpol, Irjen Ketut Untung Yoga Anna, Selasa (8/11/2016).

Menurut Yoga, negara-negara peserta sidang menyadari keberhasilan Indonesia menangani kasus terorisme. Sekitar 900 orang ditahan karena terkait pidana terorisme.

Menurut Untung dalam penanganan terorisme, Polri tidak hanya menitikberatkan penegakan hukum, tapi di luar itu turut menyadarkan masayarakat dan mendorong mereka ikut memeranginya.

"Bagaimana orang yang radikal tadi tidak lagi radikal. Seperti halnya, atau salah satunya, untuk tidak mengucilkan orang yang pernah terlibat terorisme ketika sudah bermasyarakat," ujar Yoga.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Bali
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas