Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wali Kota Solo Ingin Rawat Keris dari Pemerintah Belanda

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo (Rudy), menyatakan keinginannya untuk merawat sebagian artefak yang akan diserahkan Pemerintah Belanda.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Wali Kota Solo Ingin Rawat Keris dari Pemerintah Belanda
Tribun Solo/Galuh Palupi
Museum Keris di Jl Bhayangkara, kawasan Sriwedari, Solo, Jateng, difoto beberapa waktu lalu. TRIBUN SOLO/GALUH PALUPI 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Bayu Ardi Isnanto

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo (Rudy), menyatakan keinginannya untuk merawat sebagian artefak yang akan diserahkan Pemerintah Belanda kepada Indonesia.

Artefak yang di antaranya berupa keris, rencananya, akan dikelola di dalam Museum Keris Solo.

Jika benda bersejarah itu telah dipulangkan ke Indonesia, Rudy akan segera menyurati Presiden Joko Widodo alias Jokowi.

"Nanti kita mohon agar kerisnya bisa dirawat di Solo," kata Rudy, Kamis (24/11/2016).

Permintaan Rudy tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, merawat keris membutuhkan keahlian khusus.

Dia mengklaim, keris-keris tersebut dapat lebih terawat jika disimpan di Museum Keris.

Rekomendasi Untuk Anda

"Keris ini kan benda peninggalan budaya, perlu dijamasi rutin agar awet," ujarnya menegaskan.

Museum Keris akan dibuka pada awal Desember 2016.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Surakarta, Eny Tyasni Suzana mengatakan, November 2016 seluruh pekerjaan harus telah selesai.

"Pengerjaan story line dan diorama selesai pada November ini," ungkap Eny.

Museum tersebut diklaim dapat menyimpan empat ribu keris.

Sedangkan saat ini baru ada 360 keris yang siap dipamerkan dalam museum itu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas