Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pembunuhan Sadis di Medan

Andi Lala si Jagal dari Lubukpakam Dihajar Warga Saat Rekonstruksi

Karena banyaknya warga yang melihat rekonstruksi, polisi terpaksa melakukan rekonstruksi dengan tidak berurutan.

Andi Lala si Jagal dari Lubukpakam Dihajar Warga Saat Rekonstruksi
Tribun Medan/Indra Gunawan Sipahutar
Rekonstruksi Andi Lala 

TRIBUNNEWS.COM, LUBUKPAKAM - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan Suherwan, warga Desa Sumberjo Kecamatan Pagar Merbau, Deliserdang yang tewas dibunuh tahun 2015, Kamis (24/5).

Rekonstruksi ini dilakukan di wilayah hukum Polres Deliserdang dengan diikuti tiga tersangka yang terlibat dalam pembunuhan masing-masing Andi Lala, Reni Safitri dan Irvan.

Ketiganya merupakan warga Desa Sekip Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang.

Pantauan Tribun, rekonstruksi ini dilakukan di tiga lokasi dan memakan waktu lebih dari dua jam. Selain di rumah pasangan suami istri Andi Lala di Jalan Pembangunan II Desa Sekip, rekonstruksi juga dilakukan di persimpangan Jl masjid yang tidak jauh dari rumah mereka serta di area sungai dekat Jalan Lintas Sumatera Desa Pagar Jati Kecamatan Lubukpakam.

Karena banyaknya warga yang melihat rekonstruksi, polisi terpaksa melakukan rekonstruksi dengan tidak berurutan.

Rekonstruksi yang pertama dilakukan oleh pihak kepolisian di rumah Andi Lala. Di tempat ini Andi Lala dan Irvan sempat melakukan penganiayaan terlebih dahulu sebelum korban tewas dibunuh dengan menggunakan palu.

Setelah rekonstruksi dilakukan di rumah Andi Lala selanjutnya polisi pun membawa ketiga tersangka ke persimpangan Jl. Masjid yang jaraknya sekitar 500 meter dari rumah Andi Lala.

Di tempat ini Andi Lala dan Irvan memerankan bagaimana awal pertama kali mereka bertemu saat itu dan kemudian sama-sama membawa Suherwan dan menganiayanya di dalam rumah.

Saat itu Irfan yang sedang berada di atas sepeda motor sempat didatangi oleh dua anak-anak yang langsung memeluknya dan kemudian menangis.

Dari keterangan warga, disebut kalau kedua anak kecil itu merupakan keponakannya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas