Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sebelum Jatuh, Helikopter Basarnas Sempat Kirimkan Sinyal Bahaya

sebelum berangkat ke Dieng, helikopter HR 3602 milik Basarnas yang jatuh di Bukit Muntung, Temanggung, sempat mampir ke Semarang.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sanusi
zoom-in Sebelum Jatuh, Helikopter Basarnas Sempat Kirimkan Sinyal Bahaya
Istimewa
Anggota gabungan mengevakuasi helikopter Basarnas HR 3602 yang jatuh di Bukit Muntung, Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Minggu (2/7/2017). ISTIMEWA 

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Humas Badan SAR Nasional Annisa Noviantri mengatakan, sebelum berangkat ke Dieng, helikopter HR 3602 milik Basarnas yang jatuh di Bukit Muntung, Temanggung, sempat mampir ke Semarang.

Lalu saat menuju Dieng, helikopter sempat mengirimkan sinyal bahaya atau distress signal sebelum akhirnya diketahui jatuh.

"Dari Gringsing, mereka ke Semarang dulu untuk mengisi bahan bakar. Mereka bertolak ke Dieng pukul 16.00 WIB," kata Annisa saat dihubungi, Minggu (2/7/2017).

"Sekitar pukul 16.17 WIB, kami menangkap distress signal atau sinyal yang menunjukkan tanda bahaya. Tapi saat itu belum diketahui penyebab bahaya itu," imbuhnya.

Annisa menambahkan, tak berapa lama, pihaknya menerima laporan dari warga terkait jatuhnya helikopter tersebut.

"Jatuh di Bukit Muntung, Temanggung, atau sekitar satu jam jalan kaki dari Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Temanggung," ujarnya.

Helikopter Basarnas HR 3602 membawa delapan penumpang. Helikopter yang diperbantukan untuk memantau arus mudik di Gringsing, Batang, itu sedianya ke Dieng untuk mengevakuasi korban letusan Kawah Sileri.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas