Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penampakan Langka Wajah Gunung Agung yang Berbeda dari 7 Hari Sebelumnya

Gunung terbesar di Bali ini sangat jelas terlihat dari Pos Pantau Gunung Api Agung, di Desa Rendang, Karangasem, Bali.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Penampakan Langka Wajah Gunung Agung yang Berbeda dari 7 Hari Sebelumnya
Tribun Bali/I Wayan Erwin Widyaswara
Wajah Gunung Agung terlihat dari Pos Pantau Gunung Api Agung, yang berada di Desa Rendang, Karangasem, Bali, Kamis (28/9/2017) pukul 06.00 wita. 

"Perubahan masih dalam mikrometer, terpantau ada deformasi tubuh gunung," kata Suantika.

Deformasi merupakan salah satu indikasi untuk mengukur terjadinya letusan.

Deformasi yang semakin tinggi menunjukan kemungkinan letusan makin tinggi.

Pengukuran dilakukan dengan menembakkan laser ke reflektor.

Cermin reflektor diletakkan pada jarak 1 km dari pos pantau.

Kemudian petugas menembakan laser menggunakan alat IDM dari pos pantau.

"Tiap hari petugas mengukur deformasi gunung Agung," kata Suantika.

Rekomendasi Untuk Anda

Berdasarkan data pengukuran menunjukan jarak antara IDM dan reflektor semakn dekat.

Sementara itu, pantauan di Gunung Agung, Rabu (27/9/2017) mulai pukul 00.00 - 06.00 Wita terjadi 165 kali gempa vulkanik dalam, 106 kali vulkanik dangkal dan 27 kali tektonik lokal.

Bahkan getaran gempa tektonik terasa sampai ke pos pantau yang jaraknya 12 km dari puncak Gunung.

Secara visual gunung tertutup kabut dengan suhu udara suhu udara 22-25 derajat celcius dan kelembaban udara 78-84 persen.

Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 50-200 m di atas kawah puncak. (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas