Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dua Mortir di Pulau Sembilan, Diperkirakan Peninggalan Belanda

Sebelumnya warga pulau Sembilan menemukan mortir tersebut saat menggali pondasi untuk masjid di pulau itu.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Dua Mortir di Pulau Sembilan, Diperkirakan Peninggalan Belanda
Tribun Timur/Samsul Bahri
Polisi sedang memeriksa mortir yang ditemukan di Pulau Sembilan, Sinjai 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri

TRIBUNNEWS.COM, SINJAI - Pihak aparat kepolisian Polres Sinjai bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan meneliti potongan mortir yang ada di Pulau Kambuno, Kecamatan Pulau Sembilan, Sinjai, Sulawesi Selatan.

Polisi meneliti potongan mortir yang sudah tidak ada isinya saat ini di Polsek Pulau Sembilan." Kami tetap teliti potongan mortir yang diduga peninggalan Balanda itu," kata Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Sardan, Rabu (13/12/2017).

Sebelumnya warga pulau Sembilan menemukan mortir tersebut saat menggali pondasi untuk masjid di pulau itu.

Sementara Kepala Bidang Pariwisata Sinjai A Mandasini menyampaikan bahwa mortir tersebut rencananya akan diteliti oleh bagian Purbakalaan di Sinjai untuk selanjutnya di museumkan.

" Kita akan amati lalu kita akan museumkan dan warga harus tahu bahwa di Pulau Burungloe memang ada beberapa Mortir dan peninggalan pemerintahan Belanda," kata Mandasini.

Sekadar diketahui bahwa pulau tersebut pernah menjadi tempat persinggahan oleh pemuda pejuang pada masa diatas tahun 1940 an.

Rekomendasi Untuk Anda

Budayawan di Sinjai bernama Muhannis menyebut bahwa pulau ini pernah dikuasai oleh Kerajaan Bone. Dan belakangan diserahkan ke tangan pemerintahan salah satu kerajaan di Sinjai dan menjadi area pertempuran Belanda dengan warga pribumi. (*)

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas