Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Antisipasi Tsunami, Warga di Pinggir Pantai Selatan di Garut Mengungsi

Pascagempa yang melanda wilayah Kabupaten Garut, satu rumah di Kecamatan Cikajang dilaporkan rusak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Antisipasi Tsunami, Warga di Pinggir Pantai Selatan di Garut Mengungsi
Tribun Jabar
Kondisi rumah rusak di pinggir pantai Cikajang, Garut, Jawa Barat akibat gempa bumi 7,3 SR Jumat(15/12/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNNEWS.COM, GARUT -  Pascagempa yang melanda wilayah Kabupaten Garut, satu rumah di Kecamatan Cikajang dilaporkan rusak. Selain itu, warga yang bermukim di pinggir pantai selatan Garut juga mengungsi.

Camat Cikajang, Rahmat, menuturkan satu rumah yang dilaporkan rusak yakni milik Ujang, warga Kampung Sukatambah, RT 4/4, Desa Cipangramatan. Pihaknya masih melakukan pemeriksaan pascagempa.

"Ada satu yang rusak. Kami masih cek ke setiap lokasi," ujar Rahmat melalui pesan singkat, Sabtu (16/12/2017).

Sementara itu, situasi di wilayah selatan Garut warga yang tinggal di pinggir pantai mulai mengungsi.

Kasatpolairud Polres Garut, AKP Tri Andri, menuturkan begitu gempa terjadi, warga langsung berhamburan keluar rumah.

"Gempanya sangat terasa sekali. Warga langsung keluar dan menuju tempat evakuasi yang telah ditentukan," kata Tri melalui pesan singkat.

Rekomendasi Untuk Anda

Tri menyebut untuk sementara belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa akibat gempa. Pihanya masih melakukan pemantauan karena adanya potensi tsunami yang dikeluarkan BMKG.

Sementara itu, situasi di wilayah selatan Garut warga yang tinggal di pinggir pantai mulai mengungsi.

Kasatpolairud Polres Garut, AKP Tri Andri, menuturkan begitu gempa terjadi, warga langsung berhamburan keluar rumah.

"Gempanya sangat terasa sekali. Warga langsung keluar dan menuju tempat evakuasi yang telah ditentukan," kata Tri melalui pesan singkat.

Tri menyebut untuk sementara belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa akibat gempa. Pihanya masih melakukan pemantauan karena adanya potensi tsunami yang dikeluarkan BMKG.

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas