Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Lukisan Penderita Autis Vincent Prijadi Purwono Laku Rp 5 Juta

Mengetahui anaknya Vincent Prijadi Purwono memiliki bakat melukis, Rudi Purwono tak menyia-nyiakannya untuk mengasah dan mengarahkannya

Lukisan Penderita Autis Vincent Prijadi Purwono Laku Rp 5 Juta
surya/danendra kusumawardana
Rudi dan vincent saat pameran lukisan di acara seminar Enterpreneur yang diadakan yayasan ASA Surabaya. 

Seiring berjalannya waktu, lukisan Vincent terlihat semakin ada kemajuan. Vincent sangat lihai melukis realis.

"Perkembangan Vincent sangat pesat," tutur Pria asli Surabaya itu.

Setelah 8 bulan berjalan, Vincent sudah mempunya 20 karya lukisan, 12 lukisan kecil dan 8 lukisan besar.

Ia memamerkan lukisannya di acara seminar Enterpreneur bertajuk 'langkah awal pemberdayaan remaja/dewasa penyandang autisme yang di adakan oleh Yayasan ASA (Advokasi Sadar Autisme) Surabaya.

Vincent memamerkan lukisan kereta api, robot, pemandangan gunung, ikan, dan anjing kesayangannya mocca.

"Lukisan Vincent sudah ada yang laku terjual 5 juta, waktu itu Ia menggambar apel dalam plastik," jelasnya.

Rudi mengatakan, Vincent sangat tertarik dengan kereta api dan stasiun. Vincent betah ketika ia melukis kereta api. "Sampai 6 jam dia betah melukis kereta api," tuturnya.

Kesukaan vincent terhadap perkerta apian dan stasiun muncul, saat Rudi sering mengajak jalan-jalan Vincent menggunakan transportasi kereta.

Rudi mengaku, bahwa vincent hafal betul nama-nama kereta dan stasiun yang pernah disinggahi.

"Nama stasiun di jogja apa dan keretanya apa vincent? Stasiun Tugu dan kereta Sancaka," jawab vincent atas pertanyaan yang dilemparkan Rudi.

Halaman
123
Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas