Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pakai Bahan Kimia, BPOM Semarang Sita Ribuan Jamu Tradisional Ilegal di Kabupaten Tegal

Seorang distributor penjual jamu tradisional di Kabupaten Tegal diperiksa oleh Petugas gabungan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Semarang

Pakai Bahan Kimia, BPOM Semarang Sita Ribuan Jamu Tradisional Ilegal di Kabupaten Tegal
tribunjateng/Akhtur Gumilang
JAMU ILEGAL - Ribuan produk jamu tradisional ilegal disita oleh BPOM Kota Semarang dari Kabupaten Tegal pada Selasa (10/4/2018) sore ini 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Seorang distributor penjual jamu tradisional di Kabupaten Tegal diperiksa oleh Petugas gabungan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Semarang pada Selasa (10/4/2018) ini.

Pelaku berinisial RN (40) ini diperiksa dan seluruh produk jamu tradisionalnya disita oleh BPOM Kota Semarang.

Produk itu disita karena kedapatan nekat mengedarkan jamu tradisional berbahan kimia via online Facebook.

RN sendiri digerebek petugas di rumahnya yang juga dijadikan sebagai gudang penyimpanan jamu.

Rumah RN terletak di Desa Ujung Rusi, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal.

Petugas BPOM mengaku sempat kesulitan mencari rumahnya yang berada di lorong gang sempit.

Adapun sebanyak 2.904 jamu ilegal yang terdiri dari 27 item disita dan dibawa ke Kantor BPOM Semarang di Banyumanik pada Selasa (10/4/2018) sore ini.

Kepala BPOM Kota Semarang Endang Pudjiwati menuturkan bahwa penyitaan jamu tradisional ini menyusul banyaknya laporan dari para dokter tentang keluhan masyarakat sehabis meminum jamu.

"Tadi kita tangkap penjual jamu ilegal berinisial RN di rumahnya yang berada di gang sempit, di Kabupaten Tegal."

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jateng
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas