Tribun

Pria Asal Mojokerto Ini Tiba-tiba Meninggal Saat Lagi Berteduh dari Guyuran Hujan

Juwadi (38), warga Desa Gunungan, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto tiba-tiba tewas saat berteduh menghindari hujan

Editor: Sugiyarto
Pria Asal Mojokerto Ini Tiba-tiba Meninggal Saat Lagi Berteduh dari Guyuran Hujan
Tribunnews.com/Ferdinand
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, GRESIK - Juwadi (38), warga Desa Gunungan, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto tiba-tiba tewas saat berteduh menghindari hujan di Jl Raya Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Senin (23/4/2018).

Sebelum meninggal dunia, pria tersebut mengeluhkan sesak dan nyeri di dadanya.

Semula, sekitar pukul 06.30 WIB, Juwadi dijemput oleh rekannya, Agus, dengan mengendarai motor. Tak lama setelah itu, Juwadi mulai mengeluhkan sesak.  

Selanjutnya, saat berada di Jl Raya Laban, hujan deras turun dan memaksa mereka berteduh di teras sebuah rumah makan. 

Selang beberapa saat, Juwadi mengeluh dada merasa sakit dan langsung kejang -kejang kemudian jatuh telungkup.

Agus berusaha menolong namun gagal. Tak lama, Juwadi meninggal dunia. 

Dengan pertolongan warga, Juwadi dibawa ke rumah sakit terdekat. 

Belum diketahui penyebab kematian itu. Namun, Kapolsek Menganti, AKP Wafieq mengatakan bahwa di tubuh jenazah Juwadi tak ditemukan tanda-tanda kekerasan. 

"Pihak keluarga membuat pernyataan tidak menuntut kepada pihak manapun dan tidak di lakukan outopsi terhadap jenazah," kata Kapolsek Menganti AKP Wafieq, Senin (23/4/2018).

Wafieq menyebut, menurut istri korban, Juwadi memiliki riwayat sakit di dada namun tidak pernah mau diperiksa ke dokter.

"Korban memiliki penyakit dada, sehingga pihak keluarga menerima musibah tersebut," imbuhnya. 

Sumber: Surya
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas