Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Terkuak Pembunuhan di Pakuwon City Ternyata Terkait Bisnis Narkoba Dibumbui Kisah Asmara

AP yang tinggal di Jakarta tapi asalnya Pontianak, Kalimantan Barat ini dihabisi empat orang asal Pontianak.

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Terkuak Pembunuhan di Pakuwon City Ternyata Terkait Bisnis Narkoba Dibumbui Kisah Asmara
Surya/Fatkul Alamy
Petugas Polrestabes Surabaya membawa korban dari Apartemen Educity Pakuwon City Surabaya ke RSUD Dr Soetomo, Senin (28/5/2018). SURYA/FATKUL ALAMY 

“Korban saat tiba di Surabaya dijemput tersangka HR, selanjutnya bertemu di apartemen Educity,” sebut Iptu Bima Sakti, Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya, Rabu (7/6/2018).

HR menjanjikan kepada AP, uang Rp 211 juta sudah ada dan akan diserahkan ke korban saat berada di Surabaya.

“Saat di perjalanan saat dijemput, tersangka HR mengatakan kepada korban uang Rp 211 juta sudah ada, tapi belum diserahkan,” terang Bima.

3. Cemburu

Selain soal utang atas bisnis narkoba yang menjadi motif pembunuhan ini, juga lantaran asmara.

HR merasa cemburu dan tidak terima teman wanita dekatnya, EV digoda dan didekati korban.

“Karena cemburu itulah yang menjadi salah satu latar pelakang HR menghabisi korban,” terang Bima.

Berita Rekomendasi

Saat ini Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya yang menangani kasus ini masih memburu tiga pelaku lainnya, setelah SP ditangkap di Pontianak, 1 Juni 2018.

4. Pesta Narkoba

Fakta baru pembunuhan sadis di Apartemen Educity Pakuwon City, Surabaya, terungkap.

Dari penyidikan, polisi mengungkap bahwa korban bersama 4 pelaku sempat menggelar pesta narkoba di lantai 17, kamar 1707 di apartemen tersebut, Minggu (27/5/2018) siang.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menceritakan, begitu korban tiba di apartemen, dia dan empat pria yang akan membunuhnya mengisap sabu-sabu seberat 0,5 ons.

Setelah nyabu bareng, tiga tersangka yakni IM, Ry dan SP keluar kamar dan ke kamar 0527 apartemen tersebut. Sedangkan HR dan korban masih di kamar 1707.

Pada pukul 17.00 WIB, SP dan IM kembali ke kamar 1707 dan mendapati tersangka HR sedang pegang pisau yang berlumuran darah.

Halaman
123
Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas