Tribun

Hari Guru Nasional

Kepala SLB yang Masih Honorer Ini Hanya Digaji Rp 400 Ribu

Mengenakan celana cingkrang dan kemeja kotak-kotak putih yang sudah tampak lusuh, Syafrizal turun dari sepeda motornya.

Editor: Hendra Gunawan
Kepala SLB yang Masih Honorer Ini Hanya Digaji Rp 400 Ribu
Ilustrasi guru s 

Meski jauh dari kata cukup, namun Syafrizal mengaku bersyukur.

Jika dibandingkan dengan tahun 2017 lalu, gaji mereka dari dana BOS hanya Rp97 ribu per bulan.

"Itu pun bisa diambil per triwulan. Jadi saya masih bersyukur," ujar Kepsek yang kisahnya dalam mengantar dan menjemput murid-muridnya sempat viral di sejumlah media massa pada 2017 lalu ini.

Untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, Syafrizal mengaku mengelola hasil kebun karet milik keluarganya.

Saban pagi, ia menyadap karet sebelum menjemput murid-muridnya.

"Hasilnya tak banyak juga, apalagi harga karet cuma Rp6 ribu per kilogramnya," ungkap Syafrizal.

Syafrizal mengaku memiliki harapan yang besar kepada pemerintah agar membuat kebijakan yang berdampak pada kesejahteraan guru honor.

Menurut Syafrizal, pendapatan sebesar Rp400 ribu tersebut masih sangat rendah jika dibandingkan gaji guru PNS yang jumlahnya mencapai jutaan rupiah.

Sementara beban yang mereka pikul hampir sama dengan guru PNS. (Guruh Budi Wibowo)

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul MIRIS! Kepala Sekolah di Kepulauan Meranti Masih Digaji Rendah, Kisah Sedih Sempena Hari Guru,

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas