Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Polres Trenggalek Tahan Bendahara Gapoktan Prigi, Tersangka Korupsi Kasus Ini

Hartini diduga telah melakukan korupsi Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP).

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Polres Trenggalek Tahan Bendahara Gapoktan Prigi, Tersangka Korupsi Kasus Ini
Surya/David Yohanes
Hartini (45) tersangka korupsi BLM PUAP dibawa Polwan Polres Trenggalek. 

Ketika dilakukan audit keuangan secara menyeluruh, barulah aksi Hartini ketahuan.

Total dana yang sudah digelapkannya mencapai Rp 138.238.000.

"Semua dana itu digunakan untuk kepentingan pribadi. Karena ini adalah uang negara, maka perkaranya masuk ranah tindak pidana korupsi," tegas Didit.

Dana tersebut diketahui telah digunakan oleh Hartini untuk membeli mesin pembuat keripik pisang.

Mesin itu juga sudah disita penyidik, sebagai barang bukti.

Selain itu penyidik juga menyita barang bukti lain, seperti rekening koran Gapoktan Langgeng, laporan perkembangan dana BLM PUAP Gapoktan Langgeng, laporan pertanggungjawaban tutup tahun 2016 Gapoktan Langgeng, rekening koran bank BRI milik Gapoktan Langgeng dan uang tunai Rp 8.000.000.

Hartini dijerat pasal 2 Undang-undang nomor 31 tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, subsider pasal 3 dengan ancaman 20 tahun penjara, dan denda maksimal Rp 1 miliar. (David Yohanes)

BERITA REKOMENDASI

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Polres Trenggalek Tahan Bendahara Gapoktan Prigi, Tersangka Korupsi Kasus Ini

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas