Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Guru Honorer dan Pamong Desa di Pati Jadi Sindikat Uang Palsu, Digrebek Jogja Cetak Rp 4,6 Miliar

Personel reskrim Polres Godean berhasil ungkap sindikat pembuat dan pengedar uang palsu (upal) pada Senin (18/3/2019).

Guru Honorer dan Pamong Desa di Pati Jadi Sindikat Uang Palsu, Digrebek Jogja Cetak Rp 4,6 Miliar
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Personel reskrim Polres Godean berhasil ungkap sindikat pembuat dan pengedar uang palsu (upal) pada Senin (18/3/2019).

Dari tangan empat orang tersangka, petugas menyita peralatan cetak dan uang palsu yang bila dinominalkan berjumlah Rp 4,6 miliar.

Para tersangka ini adalah sindikat dari Pati dan selama di Godean mereka telah membelanjakan sejumlah uang palsu di Pasar Godean dan warung angkringan.

Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto saat konferensi pers, Selasa (19/3) mengatakan terungkapnya kasus ini setelah pihak kepolisian mendapat laporan dari penjaja angkringan di padukuhan Ngabangan yang mendapat bayaran upal dari pembelinya.

"Kecurigaan pemilik angkringan karena pelaku belanja lima kali pake uang palsu. Hal itu lantas dilaporkan ke kepolisian," ungkapnya.

Petugas kepolisian dan dari BI perwakilan DIY saat pres rilis kasus upal (Tribunjogja/ Santo Ari)
Pengedar upal

Berbekal informasi tersebut, petugas pun menangkap Indra Kurnianto (35) warga Pati, Jawa Tengah yang belakangan diketahui dalam sindikat ini berperan sebagai pengedarnya.

Indra ditangkap saat berada di angkringan. Dari keterangannya, ia mengaku bekerja bersama tersangka lain bernama Hadi Sucipto (38) yang juga seorang warga Pati.

Petugas pun mengejar Hadi dan menangkapnya di jalan Godean Barat.

"Petugas terus melakukan pengembangan, dan awalnya akan bergerak ke Pati, namun kemudian ada petunjuk pelaku ngontrak di Godean," tambahnya.

Penggerebekan

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Sugiyarto
Sumber: Tribun Jogja
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas