Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Bogor: Punya Laboratorium Bom hingga Sasar KPU 22 Mei Mendatang

Jumat (17/5/2019), petugas Densus 88 menangkap seorang terduga teroris berinisial E (50) di Kelurahan Nanggewer, Cibinong, Bogor, Jawa Barat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fathul Amanah
zoom-in Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Bogor: Punya Laboratorium Bom hingga Sasar KPU 22 Mei Mendatang
Yudistira Wanne/Tribun Bogor
Densus 88 Antiteror Polri hari ini menggelar olah TKP di kediaman terduga teroris ED 

"Kelompok ini jaringan terorisme yang terstruktur lebih dikenal namanya dengan Virgi Abu Hamzah. Pengikutnya Abu Hamzah, Abu Hamzah sendiri masih ada di Syiria dan kelompok ini memiliki rekam jejak aksi terorisme dengan cash yang terjadi, yang pertama ia melakuan serangan terorisme dengam sasaran adalah Mapolres Surakarta. Kelompok ini juga melakukan aksi-aksi di Indonesia, termasuk jejaringnya mereka adalah mujahidin Indonesia Timur kelompok Santoso yang ada di Poso. Kelompok ini terkoneksi kesana," paparnya.

5. Terduga teroris E memiliki kemampuan merakit bom berdaya ledak besar

Karopemnas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menambahkan, terduga teroris E ternyata memiliki kemampuan merakit bom berdaya ledak besar.

Kemampuannya dalam merakit bom bahkan sama dengan kelompok JAD Lampung dan JAD Bekasi.

"Kemampuan E sama seperti kelompok JAD Lampung JAD Bekasi untuk merakit bom dan kemampuan merakit bomnya jauh lebih tinggi dari saudara Amir di Bekasi," jelasnya.

Tak hanya itu, dari penuturan Brigjen Pol Dedi Prasetyo diketahui bahwa terduga teroris E ternyata memiliki laboratorium untuk merakit bom.

Ia bahkan telah melakukan beragam eksperimen terkait membuat bom.

Rekomendasi Untuk Anda

"Berbagai senyawa telah mereka coba. Ia juga punya laboratorium untuk membuat bom. Ini labnya dan alat ukurnya telah disiapkan perangkat bom, ada panci vakum, penanak nasi yang digunakan sebagai media bom berdaya ledak tinggi," tuturnya.

6. Sasar KPU 22 Mei mendatang

Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, enam bom berdaya ledak tinggi yang disita saat penangkapan terduga teroris E diduga akan diledakkan pada 22 Mei mendatang.

"Sebut mereka thogut, yang dimaksud adalah kepolisian yang sedang saya jalankan tugas. Kemudian yang kedua adalah mereka akan menyasar kerumitan masa depan jika ada di tanggal 22 Mei di depan KPU. Mereka mengikuti dinamika perkembangan saat ini," tutupnya.

(TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy/Yudistira Wanne/Tribunnews.com/Fathul Amanah)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas