Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

UPDATE Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Pesantren: Polisi Tangkap 3 Tersangka Penyebar Hoaks

Polres Lhokseumawe mengamankan tiga tersangka penyebar informasi bohong atau hoaks terkait kasus dugaan pelecehan seksual.

UPDATE Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Pesantren: Polisi Tangkap 3 Tersangka Penyebar Hoaks
Serambi Indonesia/Zaki Mubarak
POLISI memperlihatkan berita hoaks terkait kasus dugaan pelecehan seksual di Pesantren An yang disebarkan oleh tiga tersangka dalam konferensi pers di Mapolres setempat, Rabu (17/7/2019). SERAMBI/ZAKI MUBARAK 

TRIBUNNEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Polres Lhokseumawe menolak penangguhan penahanan terhadap oknum pimpinan dan seorang guru ngaji di Pesantren An, yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual (sesama jenis) terhadap santri di lembaga pendidikan agama tersebut.

Seperti diketahui, kuasa hukum kedua tersangka mengajukan permohonan penangguhan penahanan terhadap kliennya ke Polres Lhokseumawe pada Selasa (9/7/2019) pekan lalu.

Sementara itu, santri yang diduga menjadi korban pelecehan seksual yang melapor ke polisi bertambah satu orang lagi.

Perkembangan lain, aparat Polres Lhokseumawe mengamankan tiga tersangka yang diduga sebagai penyebar hoaks terkait kasus tersebut.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim, AKP Indra T Herlambang, kepada Serambi menyebutkan, awalnya dari 15 santri yang terindikasi sebagai korban, hanya lima orang yang sudah melapor secara resmi.

Baca: Identitas 4 Korban Tewas dan 7 Luka-luka Akibat Bentrokan di Mesuji

Dengan tambahan satu santri lagi berarti sudah enam korban yang melapor.

"Kami pastikan kasus ini tak sampai pada tingkat sodomi, tapi hanya pelecehan seksual yang menggunakan tangan dan mulut. Sementara untuk saksi, sampai kini sudah 14 orang yang kita mintai keterangan. Mereka terdiri atas saksi korban, orang tua korban, dan saksi ahli," kata Kasat Reskrim.

Sebarkan Informasi Hoaks

AKP Indra T Herlambang mengungkapkan, tiga hari lalu pihaknya mengamankan tiga tersangka penyebar informasi bohong atau hoaks terkait kasus dugaan pelecehan seksual tersebut.

Adapun informasi yang disebarkan oleh ketiga tersangka berupa tulisan yang menyebutkan kedua tersangka tidak bersalah dan polisi terlalu memaksakan kasus tersebut.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas