Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Rs Mahasiswa Universitas Surya Kencana Tersangka Pelempar Bensin Hingga 4 Polisi Terbakar

Penyidik Satreskrim Polres Cianjur diback up Ditreskrimum Polda Jabar menetapkan RS (19), mahasiswa Universitas Surya Kencana sebagai tersangka.

Rs Mahasiswa Universitas Surya Kencana Tersangka Pelempar Bensin Hingga 4 Polisi Terbakar
Tribunnews Kolase/ Instagram
pelaku bakar polisi Cianjur ditangkap 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Penyidik Satreskrim Polres Cianjur diback up Ditreskrimum Polda Jabar menetapkan RS (19), mahasiswa Universitas Surya Kencana sekaligus kader GMNI Cianjur sebagai tersangka.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menuturkan, penyidik sejak kemarin bekerja profesional dan prosedural memeriksa 31 saksi yang merupakan massa pengunjuk rasa.

Setelah 1x24 jam setelah penangkapan, penyidik sudah menetapkan tersangka.

"Menetapkan salah satu oknum mahasiswa dari elemen GMNI Cipayung Plus atas nama Rs, mahasiswa Universitas Surya Kencana Cianjur sebagai tersangka," ujar Trunoyudo Wisnu Andiko di Bandung, Jumat (16/8/2019).

Menurut Trunoyudo, penetapan tersangka berdasarkan pemeriksaan saksi dan alat bukti yang didapat penyidik dan bukti petunjuk.

Baca: Model Australia Ngaku Diperas Rp 382 Juta di Bali, Berikut Penjelasan Polisi dan Sang Pengacara

Misalnya rekaman video detik-detik sebelum pembakaran.

"Sejauh ini proses hukum terhadap yang bersangkutan terus dilakukan. Namun kami dari Polda Jabar mohon doa restu, kemungkinan tersangka bertambah," ujar Trunoyudo Wisnu Andiko.

Terhadap Rs, penyidik akan menjeratnya dengan Pasal di KUH Pidana yakni Pasal 170 dan atau 351‎, Pasal 160 dan atau Pasal 212 dan atau Pasal 213 KUH Pidana.

"Penerapan pasalnya bersifat kumulatif. Ancaman pidananya maksimal di atas 5 tahun," ujar Trunoyudo.

Seperti diketahui, gabungan organisasi mahasiswa yang terlibat dalam aksi itu yakni dari GMNI Cianjur, HMI, PMII, Himat, ICF, IMM dan Hima Persis.

Anggota Polres Cianjur atas nama Aiptu Erwin tiba di RS Polri Kramat Jati sekira pukul 17.08 WIB menggunakan mobil ambulans RSUD Sayang Cianjur berpelat F 9949 WB.
Anggota Polres Cianjur atas nama Aiptu Erwin tiba di RS Polri Kramat Jati sekira pukul 17.08 WIB menggunakan mobil ambulans RSUD Sayang Cianjur berpelat F 9949 WB. (ist)

Mereka berunjuk rasa menentang ketidakadilan, pemerataan pendidikan hingga pengentasan pengangguran.

Mereka hendak menemui pimpinan DPRD Cianjur namun gagal.

Kemudian, mereka memblokir Jalan Siliwangi dan membakar ban.

Aiptu Erwin berusaha memadamkan api namun ada peserta aksi yang melempar bensin hingga api menyambar tubuh Aiptu Erwin serta tiga polisi lainnya. (men)

Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jabar
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas