Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dua Begal Sadis Kelompok Guntur di Medan Ditembak Mati

Polrestabes Medan dan jajaran menembak mati dua dari 4 begal sadis yang beraksi di Kota Medan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Dua Begal Sadis Kelompok Guntur di Medan Ditembak Mati
Tribun Medan/Muhammad Fadli Taradifa
Rahmat menunjukkan lengannya bekas tebasan pelaku, Rabu (21/8/2019). Tribun Medan/Muhammad Fadli Taradifa 

"Kalau saya dibegal di Jalan Hasanudin. Saya dibacok tiga kali pada 4 Juli 2019 lalu.
Saat kejadian, pelaku menabrak saya dari samping. Mereka turun, lalu saya ditebas," ujarnya.

Pascakejadian, lanjut Rahmat, dirinya pun meminta tolong kepada masyarakat namun dikarenakan kondisi berdarah warga takut menolongnya.

"Saya minta-minta tolong, namun warga banyak yang takut karena saya berdarah. Beruntung saya ditolong tukang Gojek lalu dibawa ke RS Malahayati sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara Medan," ungkapnya.

Rahmat mengalami luka bekas tebasan benda tajam di lengan kanannya.

Terlihat puluhan bekas jahitan di tangan korban.

"Kalau tangan saat ini masih menggunakan pen," ujarnya.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto Kasus Tembak Mati Begal
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto (kedua kanan) bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto (kiri) melaksanakan gelar kasus pengungkapan kejahatan begal di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Medan, Sumatera Utara, Rabu (21/8/2019). Tribun Medan/Riski Cahyadi

Kelompok Guntur

Rekomendasi Untuk Anda

Para pelaku begal yang belakangan viral di media sosial dihadirkan ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Medan, Rabu (21/8/2019) sore.

Dua pelaku yang masih hidup dihadapkan dengan para korban.

Mereka hanya tertunduk lemas.

Sesekali menatap ke arah para korban yang masih menahan luka karena perbuatan begal.

Salah satu anggota komplotan bernama Tengku Aditya Hidayat merupakan residivis.

Laki-laki yang berumur 20 tahun itu sudah keluar masuk bui dalam kasus yang sama.

"Sudah tujuh kali. Kemarin sempat dipenjara juga karena kasus begal," kata Tengku saat ditanyai Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto.

Dalam pemaparan itu, terungkap bagaimana para begal beraksi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas