Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dua Begal Sadis Kelompok Guntur di Medan Ditembak Mati

Polrestabes Medan dan jajaran menembak mati dua dari 4 begal sadis yang beraksi di Kota Medan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Dua Begal Sadis Kelompok Guntur di Medan Ditembak Mati
Tribun Medan/Muhammad Fadli Taradifa
Rahmat menunjukkan lengannya bekas tebasan pelaku, Rabu (21/8/2019). Tribun Medan/Muhammad Fadli Taradifa 

Kelompok begal yang diungkap polisi kali ini dijuluki sebagai ‘Komplotan Guntur’.

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengungkapkan, terungkapnya kasus ini berdasarkan hasil penyelidikan mendalam yang dilakukan petugas di lapangan.

Baca: Cerita Lengkap Dugaan Praktik Kongkalikong Jaksa Yogyakarta dan Pengusaha di Suap Proyek Saluran Air

Baca: Lebih Baik Messi atau Ronaldo? Algoritma dan Penelitian Punya Jawabannya

"Cara mereka dengan memepet korban yang sedang mengendarai sepeda motor dan melukai," kata Kombes Dadang Hartanto.

"Begitu korban jatuh mereka langsung mengambil sepeda motor san barang berharga lainnya," sambungnya.

Komplotan begal ini, selalu menyasar tangan kanan korban dengan senjata tajam.

Karena posisi tangan kanan yang memegang tuas gas menjadi lemah saat terluka.

"Saat korban tidak seimbang, korban jatuh dan kendaraannya langsung diambil," kata Kombes Dadang Hartanto.

Rekomendasi Untuk Anda

Untuk para pengendara diimbau berhati-hati saat berkendara dini hari.

Karena dari hasil penelitian polisi, para begal beraksi pada jam rawan tersebut.

Komplotan begal Guntur juga memilih pada mulai pukul 03.00 - 05.00 WIB, dalam melancarkan aksinya.

Tengku Aditya dan Muhammad Febrian, anggota Komplotan Guntur hanya bisa tertunduk.

Dua rekannya, Guntur Syahputra (29) (diduga ketua komplotan) dan Leou Halawa (25) tewas diterjang timah panas polisi.

Hal itu terpaksa dilakukan polisi, karena mereka melukai Bripka Johanes Purba saat melakukan penangkapan.

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto Kasus Tembak Mati Begal_1
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto (kedua kanan) bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto (kiri) melaksanakan gelar kasus pengungkapan kejahatan begal di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Medan, Sumatera Utara, Rabu (21/8/2019). Tribun Medan/Riski Cahyadi

"Kita terpaksa memberikan tindakan tegas terukur kepada para pelaku. Dua pelaku juga ditembak di bagian kaki," kata Agus.

"Mudah-mudahan memberikan efek jera kepada pelaku. Kalau mereka masih mengulangi lagi, kita akan kirim ke tempat yang selayaknya mereka terima," tegas Agus.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas