Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Begini Cara Tersangka Produsen Olah Mie yang Dicampur dengan Formalin dan Boraks

Ia menyebut bahan baku pembuatan mie diperoleh para tersangka dari pasar sekitar tempat pembuatan mie tersebut

Begini Cara Tersangka Produsen Olah Mie yang Dicampur dengan Formalin dan Boraks
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Tiga tersangka pembuat mie berformalin dan boraks, yang ditangkap oleh Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri telah menangkap tiga orang tersangka yang diketahui membuat dan memasarkan mie yang telah dicampur dengan formalin dan boraks.

Wakil Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Kombes Pol Agung Budiono, pun menjelaskan bagaimana para tersangka mengolah dan mencampur barang berbahaya tersebut ke mie.

Baca: Bareskrim Polri Tangkap 3 Tersangka Pembuat Mie yang Dicampur Formalin dan Boraks

"Dalam melaksanakan kejahatannya, para tersangka tersebut mencampur formalin dalam air rebusan mie sebagai zat pengawet dan mencampurkan borak dalam adonan mie. Dengan tujuan agar mie memiliki tekstur kenyal," ujar Agung di Bareskrim Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/9/2019).

Ia menyebut bahan baku pembuatan mie diperoleh para tersangka dari pasar sekitar tempat pembuatan mie tersebut.

Sementara bahan tambahan berbahaya yakni formalin dan boraks diperoleh dari sejumlah lokasi.

"Formalin dan boraks diperoleh dari Kota Bandung, Kabupaten Bogor (Parung) dan dari wilayah Sukabumi dan Cianjur," ucapnya.

Agung mengatakan awalnya bahan baku mie, antara lain tepung terigu, aci, dan air dicampur menggunakan boraks dalam mesin pengaduk adonan.

Nantinya adonan tersebut akan dicetak menggunakan mesin pencetak mie untuk mendapatkan tekstur seperti mie pada umumnya.

"Setelah adonan diolah menjadi bentuk mie, maka mie tersebut direbus dalam air rebusan yang didalam air rebusan tersebut dicampur dengan formalin," kata dia.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas