Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Demo Tolak RUU KUHP dan UU KPK

Orangtua Mahasiswa yang Meninggal Usai Demo di Kendari Tuntut Keadilan

Di mata keluarga, Yusuf yang merupakan anak pertama selalu bersikap baik sehingga selalu menjadi contoh bagi ketiga adiknya

Orangtua Mahasiswa yang Meninggal Usai Demo di Kendari Tuntut Keadilan
(KOMPAS.COM/ KIKI ANDI PATI)
Muhammad Yusuf Kardawi mahasiswa Kendari tewas saat demo 

TRIBUNNEWS.COM, KENDARI - Ramli, orangtua dari Muhammad Yusuf Kardawi, mahasiswa Universitas  Halu Oleo menuntut keadilan bagi anaknya.

Diketahui, Muhammad Yusuf Kardawi tewas usai menggelar aksi unjuk rasa di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Baca: Ikut Demo, 2 Remaja di Bawah Umur Ngaku Dibayar Pria Bertopeng Rp 50 Ribu untuk Panah Polisi

Ramli minta agar polisi menangkap pelaku pemukulan yang menewaskan anaknya.    

“Kami akan mengikhlaskan kepergian anak kami, tapi kami berharap di luar sana masih banyak pihak-pihak yang mencari keadilan ini sehingga harapan kami, kasus ini diusut tuntas sampai pelaku ditemukan dan diberi ganjaran yang setimpal,” ujar Ramli, Senin (30/9/2019). 

Di mata keluarga, Yusuf yang merupakan anak pertama selalu bersikap baik sehingga selalu menjadi contoh bagi ketiga adiknya.

“Kami sangat menaruh harapan kepadanya, tapi Tuhan sudah berkehendak lain. Dia (Yusuf) memang baik, makanya ibunya sampai saat ini, tadi dia pingsan, karena banyak cerita  dan kesan yang baik ditinggalkan anak kami,” ucap Ramli.

“Secara pribadi menghadapi kenyataan ini, tentu bersabar dan ikhlas karena semuanya takdir yang Maha Kuasa. Tetapi kepentingan banyak orang, tentu kejadian seperti ini membutuhkan namanya keadilan hukum, karena ini adalah korban tentu ada pelakunya,” kata Ramli melanjutkan.

Yusuf, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo, mengalami pendarahan di kepala usai mengikuti aksi unjuk rasa di kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara.

Meski telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bahteramas, nyawa Yusuf tidak tertolong.

Baca: 2 Orang Diduga Provokator Ditangkap di Pejompongan

Jenazah yusuf kemudian dipulangkan ke kampungnya di Kabupaten Muna dan langsung di kuburkan di belakang rumah orangtuanya di Desa Laimpi, Kecamatan Kabawo.

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas