5 FAKTA Meninggalnya Aktivis WALHI Sumut, Ditemukan Kejanggalan hingga Dambil Alih Polrestabes Medan
Kuasa hukum Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatera Utara (SUMUT), Golfrid Siregar meninggal dunia.
Penulis: Arif Tio Buqi Abdulah
Penyebab meninggalnya Golfrid Siregar hingga kini masih dipertanyakan oleh pihak Walhi Sumut.
Polisi awalnya menyebut Golfrid Siregar meninggal karena mengalamai kecelakaan.
Namun keterangan dari pihak kepolisian tersebut diragukan oleh pihak Walhi.
Sebab menurut Walhi, kematian kuasa hukumnya yang bertugas sejak 2016 itu terasa janggal.
Direktur WALHI Sumut, Dana Prima Tarigan menyebut, secara kasat mata luka yang dialami Golfrid Siregar tidak seperti akibat kecelakaan.
Menurut Dana tak ada lecet dibadan, sedangkan di kepala Golfrid seperti terkena pukulan benda tumpul.
"Kalau melihat lukanya kita memang sangat merasa janggal. Di tubuhnya tidam ada lecet. Tetapi kepalanya hancur," ujarnya.
Sementara itu, motor Golfrid ketika dicek, menurut Dana tidak mengalami kerusakan seperti tanda-tanda kecelakaan.
Selain itu, barang-barang korban seperti tas, laptop dan dompet serta cincin tak lagi ditemukan bersama Golfrid.
Baca: Penyebab Kematian Kuasa Hukum Walhi Sumut Golfried Siregar Menyisakan Tanda Tanya
Respon Walhi dan Istri Korban
Atas meninggalnya aktivis Walhi tersebut, pihak Walhi Sumut mendorong kepolisian untuk cepat membuka kasus tersebut secara transparan.
Direktur Walhi Sumut, Dana Prima Tarigan meminta kepada kepolisian agar cepat menuntaskan kasus ini
"Kita lihat saja nanti. Yang penting kita dorong sama-sama pihak kepolisian agar secepatnya membuka kasus ini secara transparan. Jadi kita akan tau siapa pelaku dan apa motifnya," ungkapnya.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh Istri Golfrid Siregar, Resmi Baringin (31).
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.